kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.820   -8,00   -0,05%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

JK: Indonesia berduka atas wafatnya Lee Kuan Yew


Senin, 23 Maret 2015 / 09:06 WIB
JK: Indonesia berduka atas wafatnya Lee Kuan Yew
ILUSTRASI.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkapkan, Indonesia sangat berduka atas wafatnya Lee Kuan Yew, bapak Bangsa Singapore dan tokoh besar Asia.

Menurut Jusuf Kalla, di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Lee, Singapura mengalami kemajuan  yang pesat. Hal itu pun memberi dampak yang besar bagi perkembangan Perhimpinan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN). "Pemikirannya selalu memberi inspirasi untuk Asia," katya Jusuf Kalla, Senin (23/3).

Diberitakan sebelumnya, Lee Kuan Yew, yang meninggal Senin (23/3) dini hari pada usia 91 tahun. Selanjutnya, Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari, untuk ayahnya tersebut.

Harian The Straits Times di situsnya melaporkan bahwa, Lee Hsien Loon juga akan berpidato kepada rakyat negara itu dalam sebuah siaran langsung Senin pagi pukul 08.00 waktu setempat atau pukul 07.00 WIB

Pernyataan dari kantor Lee yunior menyebutkan bahwa sebagai sebuah tanda penghormatan, bendera Singapura di semua gedung pemerintah akan dikibarkan setengah tiang selama periode berkabung itu, yang dimulai hari ini (23/3) dan berakhir hari Minggu (29/3) mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×