kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Jelang Tutup Tahun, Penerimaan Pajak Masih Anjlok 3,21%


Kamis, 18 Desember 2025 / 15:57 WIB
Diperbarui Kamis, 18 Desember 2025 / 20:56 WIB
Jelang Tutup Tahun, Penerimaan Pajak Masih Anjlok 3,21%
ILUSTRASI. Wamenkeu Suahasil (Dok/Kemenkeu)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jelang tutup tahun, penerimaan pajak masih juga tak bergairah. Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara melaporkan, realisasi penerimaan pajak hingga November 2025 tercatat Rp 1.634,43 triliun.

Realisasi ini setara 78,7% dari outlook 2025 dan mengalami penurunan sebesar 3,21% year on year (yoy) secara neto.

Sementara secara per bulan, penerimaan pajak mengalami pertumbuhan sebesar 2,5% jika dibandingkan dengan realisasi Oktober 2025.

Baca Juga: Realisasi Penerimaan Pajak Baru Terkumpul 74,62% hingga November 2025

"Moga-moga ini akan terus membaik ke depan sejalan dengan gerak ekonomi juga," ujar Suahasil dalam Konferensi Pers di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Secara rinci, beberapa jenis pajak justru mengalami penurunan pada periode tersebut.

Misalnya, realisasi pajak penghasilan (PPh) Badan hanya terkumpul Rp 263,58 triliun atau turun 9% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Begitu juga dengan PPh Orang Pribadi dan PPh 21 yang terkumpul Rp 218,31 triliun atau turun 7,8%.

Baca Juga: Jauh dari Target, Penerimaan Pajak Baru Terkumpul Rp 1.633 Triliun per November 2025

Selain itu, penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) juga mengalami penurunan sebesar 6,6% atau hanya terkumpul Rp 660,77 triliun.

Di sisi lain, PPh Final, PPh 22 dan PPh 26 masih tumbuh 1,4% atau tercatat Rp 305,43 triliun.

Begitu juga degan pajak lainnya yang tumbuh 21,5% atau terkumpul Rp 186,33 triliun.

Baca Juga: Jelang Nataru, Ditjen Pajak Perpanjang Masa Aktif Kode Billing Jadi 14 Hari

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×