kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Irman dan Sugiharto terbukti terima duit e-KTP


Kamis, 20 Juli 2017 / 12:33 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Majelis Hakim yang menangani perkara korupsi KTP Elektronik (e-KTP) mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Irman dan Sugiharto, menyatakan para terdakwa terbukti menerima aliran duit korupsi. Hal itu dikatakan oleh hakim Anwar ketika membacakan analisa yuridis.

Irman dinyatakan menerima uang US$ 500.0000 sedangkan Sugiharto menerima uang US$ 50.000.

"Menimbang berdasarkan fakta hukum dapat disimpulkan mulai dari proses penganggaran sampai pelaksanaan proyek e-KTP, terdakwa 1 Irman dan terdakwa Sugiharto telah menerima uang," ujar Anwar, Kamis (20/7).

Rinciannya, Irman menerima uang dari sebanyak dua tahapan. Pertama dari Andi Agustinus alias Andi Narogong sebanyak US$ 300.000. Kemudian yang kedua sebanyak US$ 200.000 diberikan oleh Sugiharto.

Sementara itu terdakwa Sugiharto dinyatakan menerima uang US$ 30.000 dari Paulus Tannos, Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, dan sisanya sebesar uang US$ 20.000 dari Johannes Marliem. Uang tersebut lantas oleh Sugiharto dipakai untuk membeli mobil merek Honda Jazz seharga Rp 150 juta.

Sampai berita ini ditulis, putusan masih sedang dibacakan secara bergantian oleh para hakim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×