kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Inflasi Juli 2023 Makin Melandai Menuju Titik Tengah Sasaran BI


Selasa, 01 Agustus 2023 / 14:27 WIB
ILUSTRASI. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi pada bulan Juli 2023 sebesar 3,08% yoy atau menurun bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 3,52% yoy.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Inflasi tahun ke tahun atau year on year (yoy) makin melandai pada Juli 2023.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi pada bulan Juli 2023 sebesar 3,08% yoy atau menurun bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 3,52% yoy.

Dengan demikian, inflasi terus menuju ke titik tengah sasaran Bank Indonesia (BI) yang sebesar 3% yoy plus minus 1%.

"Pergerakan inflasi memperlihatkan, inflasi tahunan konsisten mengalami penurunan sejak Maret 2023," tutur Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini, Selasa (1/8).

Baca Juga: Inflasi Bulanan Pada Juli 2023 Diperkirakan Naik

Bila menilik kelompok pengeluaran, inflasi tahunan terbesar terjadi pada kelompok transportasi. Dengan andil 1,17%, kelompok tersebut mencatat inflasi 9,58% yoy.

Sedangkan bila melihat komoditas, penyumbang terbesar inflasi tahunan Juli 2023 di antaranya adalah bensin dengan andil 0,83% yoy.

Kemudian disusul beras dengan andil 0,38%, rokok kretek filter dengan andil 0,21%, kontrak rumah dengan andil 0,13%, dan angkutan dalam kota dengan andil 0,09%.

Baca Juga: BPS Catat Inflasi Bulanan Pada Juli 2023 Sebesar 0,21%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×