kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Inflasi Hampir Menyentuh 6%, BPS: Indonesia Masih dalam Kondisi Moderat


Senin, 03 Oktober 2022 / 15:11 WIB
ILUSTRASI. Pedagang menata dagangannya di Pasar Rangkasbitung, Lebak, Banten, Jumat (30/9/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/foc.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi tahun ke tahun pada September 2022 hampir menyentuh 6% secara tahunan alias year on year (YoY), atau lebih tepatnya mencapai 5,95% yoy.

Meski begitu, Kepala BPS Margo Yuwono dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kompak menekankan angka inflasi ini belum mengkhawatirkan. 

“Kalau inflasi Indonesia ini masih dalam kondisi yang moderat. Meski memang perlu waspada ke depan,” terang Margo saat menjawab pertanyaan awak media, Senin (3/10). 

Margo menyebut, bila dibandingkan dengan inflasi negara-negara lain, inflasi Indonesia ini masih termasuk landai. Hal ini juga seiring dengan langkah yang dilakukan pemerintah dan Bank Indonesia (BI) dalam stabilisasi harga. 

Baca Juga: BPS: Sesuai Pola Historis, Efek Kenaikan BBM ke Inflasi Bertahan Dua Bulan

Sedangkan Tito pun merujuk ke tingkat inflasi menurut Boediono (1985). Inflasi berdasarkan tingkat keparahannya, dibagi menjadi empat, yaitu inflasi ringan dengan nilai di bawah 10% per tahun, inflasi sedang dengan nilai 11% hingga 30% per tahun, inflasi berat dengan nilai 30% hingga 100%, dan inflasi berat di atas 100% per tahun. 

Bila menilik inflasi Indonesia yang masih belum menyentuh 10% per tahun, maka inflasi Indonesia ini masih masuk dalam kategori ringan. 

“Artinya, ada kenaikan harga barang biasa, tetapi belum berpengaruh pada sendi-sendi perekonomian,” jelas Tito. 

Meski sependapat dengan Tito, Margo menambahkan, masih ada hal yang perlu diwaspadai dengan prospek inflasi ke depan. Apalagi, masih banyak ketidakpastian yang membayang prospek perekonomian global yang juga berpengaruh pada Indonesia.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×