kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.047.000   8.000   0,26%
  • USD/IDR 16.894   -76,00   -0,45%
  • IDX 7.390   52,15   0,71%
  • KOMPAS100 1.030   9,56   0,94%
  • LQ45 756   5,89   0,79%
  • ISSI 259   2,08   0,81%
  • IDX30 401   3,19   0,80%
  • IDXHIDIV20 494   1,28   0,26%
  • IDX80 116   1,06   0,92%
  • IDXV30 134   0,93   0,70%
  • IDXQ30 129   0,74   0,58%

BI: Momentum Ramadan Kinerja Penjualan Eceran Diperkirakan Naik Pada Februari 2026


Selasa, 10 Maret 2026 / 11:25 WIB
BI: Momentum Ramadan Kinerja Penjualan Eceran Diperkirakan Naik Pada Februari 2026
ILUSTRASI. Laporan BI terbaru mengungkap Indeks Penjualan Riil Februari 2026 melesat 6,9% YoY.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja penjualan eceran pada Februari 2026 diperkirakan meningkat secara tahunan dan bulanan.

Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Februari 2026 mencapai 233,5 atau tumbuh sebesar 6,9% year on year(yoy), atau tumbuh lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang mencapai 223,6 atau tumbuh 5,7% yoy.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso membeberkan, kinerja penjualan eceran tersebut didorong oleh meningkatnya penjualan mayoritas kelompok, terutama Kelompok Suku Cadang dan Aksesori 13,6% yoy, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya 4,9% yoy, dan Subkelompok Sandang 8,4% yoy.

Secara bulanan, penjualan eceran pada Februari 2026 diperkirakan meningkat sebesar 4,4% month to month (mtm), meningkat dari bulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 2,7% mtm.

Baca Juga: Asian Development Bank Beri Pinjaman US$ 150 Juta untuk Link Net

“Peningkatan tersebut didorong oleh permintaan masyarakat saat Ramadan dan persiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H,” tutur Denny dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Hampir seluruh kelompok mencatatkan peningkatan dan mendorong kinerja penjualan eceran pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi 2,5% mtm, bahan bakar kendaraan bermotor 4,7% mtm, dan subkelompok sandang 9,6% mtm.

Adapun dari sisi harga, Denny membeberkan, tekanan inflasi tiga bulan yang akan datang, yaitu April 2026, diperkirakan turun, sementara pada enam bulan yang akan datang, yaitu Juli 2026, diperkirakan  meningkat.

Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) April 2026 sebesar 153,9, lebih rendah dibandingkan dengan IEH pada Maret 2026 sebesar 175,7, seiring normalisasi harga pasca HBKN Idulfitri 1447 H.

Sementara itu, IEH Juli 2026 diperkirakan sebesar 157,1, lebih tinggi dibandingkan dengan IEH pada Juni 2026 sebesar 156,3, didorong oleh peningkatan harga saat tahun ajaran baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×