kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

BI: Momentum Ramadan Kinerja Penjualan Eceran Diperkirakan Naik Pada Februari 2026


Selasa, 10 Maret 2026 / 11:25 WIB
BI: Momentum Ramadan Kinerja Penjualan Eceran Diperkirakan Naik Pada Februari 2026
ILUSTRASI. Laporan BI terbaru mengungkap Indeks Penjualan Riil Februari 2026 melesat 6,9% YoY.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja penjualan eceran pada Februari 2026 diperkirakan meningkat secara tahunan dan bulanan.

Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Februari 2026 mencapai 233,5 atau tumbuh sebesar 6,9% year on year(yoy), atau tumbuh lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang mencapai 223,6 atau tumbuh 5,7% yoy.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso membeberkan, kinerja penjualan eceran tersebut didorong oleh meningkatnya penjualan mayoritas kelompok, terutama Kelompok Suku Cadang dan Aksesori 13,6% yoy, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya 4,9% yoy, dan Subkelompok Sandang 8,4% yoy.

Secara bulanan, penjualan eceran pada Februari 2026 diperkirakan meningkat sebesar 4,4% month to month (mtm), meningkat dari bulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 2,7% mtm.

Baca Juga: Asian Development Bank Beri Pinjaman US$ 150 Juta untuk Link Net

“Peningkatan tersebut didorong oleh permintaan masyarakat saat Ramadan dan persiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H,” tutur Denny dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Hampir seluruh kelompok mencatatkan peningkatan dan mendorong kinerja penjualan eceran pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi 2,5% mtm, bahan bakar kendaraan bermotor 4,7% mtm, dan subkelompok sandang 9,6% mtm.

Adapun dari sisi harga, Denny membeberkan, tekanan inflasi tiga bulan yang akan datang, yaitu April 2026, diperkirakan turun, sementara pada enam bulan yang akan datang, yaitu Juli 2026, diperkirakan  meningkat.

Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) April 2026 sebesar 153,9, lebih rendah dibandingkan dengan IEH pada Maret 2026 sebesar 175,7, seiring normalisasi harga pasca HBKN Idulfitri 1447 H.

Sementara itu, IEH Juli 2026 diperkirakan sebesar 157,1, lebih tinggi dibandingkan dengan IEH pada Juni 2026 sebesar 156,3, didorong oleh peningkatan harga saat tahun ajaran baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×