Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia akan menjaga persahabatan dengan semua negara di tengah ketidakpastian geopolitik.
Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia di bawah kepemimpinannya tidak akan ikut campur urusan dalam negeri negera mana pun.
"Kita hormati semua kekuatan di dunia, yang besar maupun yang kecil," kata Prabowo saat memberikan Taklimat Peringatan Nuzulul Qur'an di Istana Negara, Selasa (10/3/2026).
Baca Juga: THR Rp 11,16 Triliun Sudah Dicairkan untuk 2,07 Juta Aparatur Negara
Prabowo menegaskan bahwa hal itu merupakan amanah yang sudah dilakukan oleh para pendiri bangsa. Menurutnya, sikap menghormati dan menjaga perdamaian ini juga bagian dari ajaran dari semua agama.
"Tentunya menjaga perdamaian itu tidak dengan cara hanya berdoa dan berharap, tapi juga dengan ikhtiar, dengan kerja keras mencapai kesejahteraan dan keadilan," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga menyampaikan upaya yang dilakukan dalam mencapai kesejahteraan bagi masyarakat, salah satunya dengan menghilangkan kemiskinan dan kelaparan di Tanah Air.
Menurut Prabowo, Indonesia memiliki kekayaan besar untuk bisa dikelola dengan baik.
Untuk itu, Prabowo bertekad untuk menghilangkan korupsi, penyelewengan hingga praktik-praktik yang tidak dibenarkan dalam agama.
Menurut Prabowo, tidak ada negara yang berhasil jika pemerintahnya tidak mampu membersihkan diri dari korupsi.
"Ini ajaran agama dan sejarah. Kita tidak boleh kalah dengan mereka yang ingin mengambil kekayaan rakyat, membawanya ke negara lain, dan memelihara bangsa dan rakyat Indonesia dalam keadaan lemah," tutup Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













