Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menegaskan di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan potensi bahaya, Indonesia harus memperkuat persatuan serta menjaga kerukunan nasional.
Prabowo meyakini pada akhirnya kebenaran akan menang selama bangsa Indonesia memiliki tekad dan komitmen yang kuat untuk mencapai cita-cita bersama.
Sebagaimana diketahui, saat ini konflik geopolitik di Timur Tengah kembali memanas. Rentetan serangan udara masih terjadi antara perang panas Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Kekuasaan Pemimpin Adalah Amanah untuk Lindungi Rakyat
Adapun Prabowo melihat mana banyak pemimpin di dunia yang memiliki kekuatan besar tidak dengan lancar menjaga perdamaian diperlukan oleh seluruh umat manusia.
Ia mengatakan bahwa sebagai bangsa Indonesia bersama banyak bangsa lain, perlu menggalang persatuan dan kerukunan untuk menghadapi situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan bahaya. Namun, ia juga menekankan pentingnya keyakinan bahwa pada akhirnya kebenaran yang akan menang.
“Untuk menghadapi keadaan yang penuh bahaya ini, kita diingatkan oleh penceramah bahwa kita harus yakin bahwa pada ujungnya yang benar yang akan menang,” tutur Prabowo dalam agenda Peringatan Nuzulul Qur'an Tingkat Kenegaraan Tahun 1447 H, Selasa (10/3/2026).
Dalam menghadapi berbagai tantangan dunia, Prabowo terus berkomitmen melindungi segenap tumpah darah Indonesia dan seluruh rakyat tanpa memandang suku, ras, maupun agama. Menurutnya, seluruh rakyat Indonesia harus dilindungi, dijaga, diurus, dirawat, dan dibina.
Ia menegaskan bahwa salah satu hal utama yang menjadi fokusnya adalah bekerja keras untuk menjaga perdamaian. Di bawah kepemimpinan pemerintahannya bersama para pembantunya, Indonesia bertekad memelihara persahabatan serta hubungan baik dengan semua bangsa, negara, dan kekuatan di dunia.
Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia tidak akan mencampuri urusan dalam negeri negara lain dan akan menghormati semua kekuatan dunia, baik yang besar maupun yang kecil.
Prabowo menyebut sikap tersebut merupakan jalan yang telah ditunjukkan oleh para pendiri bangsa serta sejalan dengan ajaran para tokoh agama yang mendorong upaya menjaga perdamaian. Namun, ia menekankan bahwa menjaga perdamaian tidak cukup hanya dengan doa dan harapan, melainkan juga membutuhkan ikhtiar dan kerja keras untuk mewujudkan kesejahteraan serta keadilan.
Baca Juga: Prabowo: Indonesia Jaga Persahabatan Semua Negara di Tengah Memanasnya Geopolitik
“Kita sadari tidak mungkin jatuh dari langit tanpa ikhtiar dan usaha keras dari kita semua. Kita diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa kekayaan yang sangat besar,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













