kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.513   13,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga LPG turun, Demokrat klaim pro rakyat


Senin, 06 Januari 2014 / 16:45 WIB
ILUSTRASI. PGE mengelola enam unit PLTP dengan kapasitas terpasang listrik sebesar 120 MW di wilayah kerja panas bumi (WKP) Lahendong. ANTARA FOTO/Reno Esnir/YU


Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Partai Demokrat menyambut baik keputusan penurunan harga Elpiji 12 kg dari Rp 117.708 menjadi Rp 82.200 per tabung.

Demokrat mengklaim, penurunan itu merupakan gestur kebijakan yang pro rakyat dan akan mengurangi disparitas harga antara Elpiji 12 kg dan 3 kg.

Melalui juru bicaranya, Mohamad Ikhsan Modjo, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu berharap penurunan harga ini pada saat yang sama akan diikuti lima poin positif, yakni diantaranya.

Pertama, lebih transparannya mekanisme penetapan harga gas elpiji 12 kg untuk kedepannya.

Kedua, pengambilan langkah-langkah kongkrit dan terukur untuk memperbaiki efesiensi dalam pendistribusian dann logistik gas nasional.

Ketiga, "pemetaan secara lebih detail akan produksi dan kebutuhan konsumsi gas nasional," kata Iksan dalam laporan tertulisnya kepada KONTAN, Senin (6/1/2013).

Keempat, memastikan ketersediaan dan akurasi distribusi gas elpiji 3 kg bagi masyarakat yang kurang mampu.

Kelima, "memastikan ketersediaan gas elpiji 12 kg sesuai dengan harga yang telah diturunkan di seluruh pelosok Indonesia," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×