kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.084   -4,00   -0,02%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Edhy Prabowo tinjau sentra kelautan dan perikanan di Natuna


Selasa, 07 Januari 2020 / 18:17 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Kamis (12/12).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meninjau sentra kelautan dan perikanan terpadu (SKPT) Natuna. Edhy melakukan peninjauan SKPT yang ada di kawasan Natuna tersebut. Selain itu, ia juga melakukan dialog dengan sejumlah nelayan yang melaut di kawasan tersebut.

"Kunjungan ini menindaklanjuti salah satu perintah Presiden Jokowi kepada Menteri KKP untuk memperbaiki komunikasi dengan nelayan," kata Kepala Biro Humas dan Kerjasama Luar Negeri KKP, Agung Tri Prasetyo dalam siaran pers, Selasa (7/1).

Baca Juga: Dinilai tidak tegas soal Natuna, Luhut: Saya bukan orang bego

Sebelumnya Edhy juga mendorong peningkatan aktivitas nelayan di kawasan Natuna. Hal itu seBagai bentuk menjaga kedaulatan Indonesia di perairan Natuna. "Paling penting bagaimana laut dan sekitarnya sepanjang perbatasan itu kita isi dengan nelayan kita," terang Edhy sebelumnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan pihak China pun tidak ingin berkonflik dengan Indonesia. "Mereka sudah mengurangi jumlah nelayan mereka juga yang datang ke sana," jelas Luhut di Istana, Senin (6/1).

Baca Juga: Jokowi lantik dua hakim MK di Istana Negara

Walau pun masih ada pelanggaran yang terjadi. Namun, Indonesia akan menindak tegas salah satunya dengan menahan 6 kapal nelayan yang ada di perairan Natuna tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×