kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.109   -16,00   -0,09%
  • IDX 6.041   2,71   0,04%
  • KOMPAS100 789   1,04   0,13%
  • LQ45 600   -2,35   -0,39%
  • ISSI 210   2,88   1,39%
  • IDX30 339   -1,37   -0,40%
  • IDXHIDIV20 422   -0,51   -0,12%
  • IDX80 90   0,08   0,09%
  • IDXV30 115   0,99   0,87%
  • IDXQ30 109   -0,25   -0,23%

DJP minta caleg dan capres transparan data pajak


Senin, 24 Maret 2014 / 16:12 WIB
ILUSTRASI. Mobil hybrid masih cukup diminati oleh masyarakat Indonesia.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengimbau para caleg dan capres agar membuka data pajak masing-masing pribadi.

Dirjen Pajak Fuad Rahmany mengatakan, caleg ataupun capres harus memberikan contoh kepada masyarakat bahwa sebagai warga negara harus membayar pajak. Surat Pemberitahuan (SPT) mereka bisa dibuka kepada publik.

"Budaya yang baik kalau nanti orang-orang yang akan dipilih rakyat kemudian membuka pajaknya, bahwa dia sudah nyetor pajak, pajaknya berapa," ujar Fuad yang dijumpai usai Peresmian Pemanfaatan E-Filing sebagai Sarana Pelaporan SPT Tahunan Pekerja BRI Secara Serentak di Jakarta, Senin (24/3).

DJP dalam hal ini tidak boleh membuka SPT wajib pajak karena menyangkut kerahasiaan data wajib pajak. Sehingga untuk membuka SPT memang harus melalui keinginan wajib pajak sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×