kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Dikabarkan Jadi Kepala Bakom, Qodari: Tunggu Keputusan Presiden


Senin, 27 April 2026 / 14:53 WIB
Dikabarkan Jadi Kepala Bakom, Qodari: Tunggu Keputusan Presiden
ILUSTRASI. Muhammad Qodari dikabarkan mengisi posisi di Badan Komunikasi Pemerintah


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Kantor Staf Presiden Muhammad Qodari buka suara terkait kabar dirinya akan digeser dalam perombakan kabinet untuk mengisi posisi di Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).

Qodari mengaku belum mengetahui secara pasti posisi yang akan diembannya, meski telah mendapat arahan untuk membantu penguatan komunikasi pemerintah.

“Persisnya tunggu pengumuman Bapak Presiden,” ujarnya di Istana Negara, Senin (27/4/2026).

Baca Juga: Purbaya Bantah Isu SAL Susut, Tegaskan Dana Rp 420 Triliun Masih Utuh

Ia menjelaskan, sejauh ini dirinya hanya diminta untuk membantu proses komunikasi program-program pemerintah agar dapat tersampaikan dengan lebih maksimal kepada masyarakat.

“Tadi ditelepon Pak Seskab, Bapak Presiden minta saya membantu proses komunikasi,” katanya.

Menurut Qodari, penguatan komunikasi ini penting untuk menjelaskan tujuan utama program pemerintah, mulai dari melindungi masyarakat hingga meningkatkan kesejahteraan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Meski dikaitkan dengan posisi Kepala Bakom, Qodari tidak secara tegas membenarkan maupun membantah isu tersebut.

Ia hanya menyebut fungsi komunikasi pemerintah memang berada dalam lingkup lembaga yang menangani komunikasi publik.

“Yang berkomunikasi itu kan ada di badan komunikasi pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi 8% Sudah Mulai Kelihatan

Terkait kemungkinan dirinya meninggalkan jabatan sebagai Kepala Kantor Staf Presiden, Qodari kembali menegaskan bahwa seluruh keputusan merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

“Kembali ke Bapak Presiden,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×