kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Kemensos Kaji Penebalan Bansos, Tunggu Kebijakan Presiden


Senin, 13 April 2026 / 14:09 WIB
Kemensos Kaji Penebalan Bansos, Tunggu Kebijakan Presiden
ILUSTRASI. Menteri Sosial Gus Ipul (Tribunnews/Jeprima)


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyampaikan soal kemungkinan adanya kebijakan strategis mengenai bantuan sosial (bansos) di tengah upaya efisiensi anggaran pemerintah. Namun, kemungkinan tersebut belum mencapai keputusan karena sedang menunggu arahan resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait skema bantuan untuk para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

"Kita tunggu saja kebijakan Presiden nanti. Tapi kalau belajar dari tahun lalu, Presiden itu ada kebijakan untuk memberikan penebalan bansos kepada para penerima manfaat. Itu di pertengahan tahun bulan Juni dan Juli," kata Saifullah di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). 

Baca Juga: Tiba di Moskow, Prabowo Siap Bertemu dengan Presiden Vladimir Putin

Dia mengatakan, pembahasan penebalan stimulus ekonomi termasuk penebalan bansos ini masih berada pada tahap awal dengan melibatkan lintas kementerian. 

"Sudah ada semacam pembahasan ya, belum keputusan. Baru simulasi-simulasi untuk memberikan semacam stimulus ekonomi. Stimulus ekonomi itu macam-macam kebijakannya, salah satunya biasanya itu adalah penebalan atau juga penambahan penerima manfaat Bansos," kata dia.

Saifullah menuturkan, Kepala Negara pernah mengambil kebijakan khusus berupa penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk mengantisipasi fenomena iklim tertentu. 

"Seperti tahun lalu, di akhir tahun Presiden meluncurkan BLT El Nino yang memperluas penerima manfaat yang sebelumnya 18 juta menjadi 35 juta KPM," ucapnya. 

Kendati demikian sampai dengan saat ini, belum ada keputusan kebijakan dari Kepala Negara untuk penebalan bansos di tengah efisiensi anggaran.

Pemerintah ingin mematangkan skemanya agar anggaran dapat dialokasikan secara tepat sasaran kepada masyarakat bawah yang paling membutuhkan. 

"Jadi sampai sekarang belum ada kebijakan, yang ada adalah baru skema atau semacam pembahasan-pembahasan tahap awal," ucap Saifullah.

Baca Juga: BI Ramal Ekonomi RI Kuartal I 2026 Capai 5,2%, Sebut Ekonomi Domestik Kuat

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/13/14010991/kemensos-kaji-penebalan-bansos-tunggu-kebijakan-presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×