kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Defisit transaksi berjalan sulit di bawah 3%


Jumat, 06 Maret 2015 / 22:49 WIB
ILUSTRASI. Mudah, Ada 3 Cara Mengatasi Microsoft Word Not Responding bagi Pengguna. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/nym.


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) pada tahun ini diproyeksi masih di kisaran 3%. Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro menengarai hal tersebut disebabkan pemerintah pada tahun ini mengejar banyak proyek infrastruktur.

Bambang mengatakan, pemerintah bersama-sama dengan Bank Indonesia terus berupaya menurunkan CAD. Pada 2013 lalu, CAD di level 3,2% dan turun menjadi di level 2,9% pada tahun 2014. Dia bilang, pada tahun ini CAD diperkirakan masih di kisaran 3%.

“Kenapa? Meski ada upaya perbaikan, tapi kita mau bangun infrastruktur agak besar. Pasti ada komponen impor yang dibutuhkan. Dan itu menyebabkan impor meninggi, sehingga CAD mungkin agak sulit turun dari 3%,” ujar dia.

Bambang menegaskan, setelah urusan administrasi dan pencairan DIPA diselesaikan pada Maret, pemerintah dan BI akan fokus pada kebijakan untuk mengurangi CAD. “Artinya baik mendorong ekspor, mengendalikan impor barang maupun jasa,” pungkas dia.(Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×