Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku senang sekaligus deg-degan melihat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Juli 2026 yang masih terkendali sebesar Rp 235,6 triliun atau setara 0,91% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Purbaya mengatakan, ia senang karena kondisi defisit masih berada dalam kendali. Namun, ia juga khawatir rendahnya defisit tersebut justru mendorong kementerian/lembaga (K/L) mengajukan anggaran belanja tambahan (ABT) dalam jumlah besar.
"Kita senang dan deg-degan sebetulnya. Senangnya ternyata masih bisa dikendalikan, takutnya adalah kalau kementerian/lembaga tahu kita baru defisit 0,91%, sebentar lagi kita akan menerima ABT besar-besaran," ujar Purbaya dalam pidatonya saat acara pelantikan di kantor Kementerian Keuangan, Kamis (10/9/2026).
Baca Juga: Pajak Tumbuh 23,7%, Purbaya Sebut Defisit APBN 2026 Tetap Terkendali di 0,91%
Meski demikian, Purbaya memastikan pemerintah telah mengantisipasi perkembangan defisit hingga akhir tahun. Ia memperkirakan defisit APBN 2026 akan berada di sekitar 2,85% dari PDB, sesuai dengan target yang telah direncanakan.
Menurut Purbaya, kondisi tersebut menunjukkan pemerintah berupaya membuat kebijakan fiskal lebih aktif untuk mendukung perekonomian, namun tetap menjaga kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan negara.
"Angka ini menunjukkan bahwa kita berusaha membuat fiskal lebih aktif tanpa meninggalkan kehati-hatian," katanya.
Baca Juga: Terbitkan Inpres 11/2026, Prabowo Perketat Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar
Dalam pidatonya, Purbaya juga menyampaikan, hingga Juli 2026, belanja negara telah mencapai Rp 1.969,6 triliun atau tumbuh 18,62% secara tahunan. Sementara itu, penerimaan pajak tercatat Rp 1.224,3 triliun atau tumbuh 23,7% secara tahunan.
Adapun postur belanja APBN 2026 dipatok mencapai Rp 3.842,7 triliun, dengan alokasi belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp 1.510,5 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













