kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dana Rp 39 Triliun Milik Koruptor Disita Negara, Ini Rencana Prabowo


Rabu, 13 Mei 2026 / 18:32 WIB
Dana Rp 39 Triliun Milik Koruptor Disita Negara, Ini Rencana Prabowo
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (AFP/LUDOVIC MARIN)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan ada dana sekitar Rp 39 triliun yang tersimpan di rekening-rekening tidak aktif dan belum jelas kepemilikannya. 

Menurutnya, dana tersebut disebut berasal dari rekening yang sudah lama tidak digunakan dan diduga terkait para pelaku tindak pidana maupun koruptor.

Prabowo mengatakan pemerintah telah berulang kali mengumumkan keberadaan rekening-rekening tersebut, namun tidak ada pihak yang datang untuk mengklaim.

Baca Juga: Proyek Hilirisasi Peternakan Ayam Dimulai, Danantara Gelontorkan Dana Rp 20 Triliun

“Dan saya juga dapat laporan bahwa juga ada kurang lebih Rp 39 triliun uang-uang yang tidak jelas. Para koruptor atau para kriminal itu mungkin entah sudah lari dari Indonesia atau sudah meninggal uangnya ketinggalan di rekening-rekening enggak jelas,” ujar Prabowo di acara penyerahan denda administratif sebesar Rp 10,27 triliun dan lahan kawasan hutan seluas 2,37 juta hektare di Kejaksaan Agung RI, Rabu (13/5/2026).

Ia bahkan berkelakar dana tersebut kemungkinan tidak diketahui ahli waris pemilik rekening.

“Mungkin dia banyak istri muda atau piaraan-piaraan jadi istri-istrinya, ahli warisnya enggak tahu bahwa dia punya uang di bank-bank tersebut,” katanya.

Prabowo menegaskan apabila dalam jangka waktu tertentu dana tersebut tetap tidak diklaim, maka pemerintah akan mengalihkannya untuk kepentingan masyarakat.

“Kalau sudah sekian tahun tidak diurus dan sudah sekian tahun kita umumkan, umumkan, umumkan enggak ada yang datang, ya sudah pindahkan untuk rakyat,” tegasnya.

Baca Juga: BGN: Pemerintah Gelontorkan Dana Rp1 Triliun per Hari untuk MBG di Aceh hingga Papua

Menurut Prabowo, dana hasil penyelamatan aset negara tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk membiayai berbagai kebutuhan publik, mulai dari renovasi puskesmas hingga perbaikan sekolah.

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut pemerintah saat ini tengah berupaya mengamankan kekayaan negara yang selama ini bocor dan tidak sepenuhnya dinikmati rakyat Indonesia.

Ia mengatakan langkah penyelamatan aset dan penertiban kawasan hutan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat keuangan negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Dana Pensiun Bank Mandiri: SRBI Menarik sebagai Instrumen Investasi Jangka Pendek

“Kalau bulan depan benar masuk Rp 10 triliun lagi dari satgas plus Rp 39 triliun dari PPATK berarti Rp 49 triliun, berarti semua puskesmas dengan mudah kita perbaiki,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×