kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Dana Rp 2,5 triliun untuk Bawaslu masih kurang?


Selasa, 12 November 2013 / 09:49 WIB
Dana Rp 2,5 triliun untuk Bawaslu masih kurang?
ILUSTRASI. 2 Cara Cek Kesehatan Baterai HP Android yang Mudah dilakukan. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Rupanya anggaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), yang sebesar Rp 2,5 triliun untuk mengawasi Pemilu 2014 dinilai masih kurang.

Gunawan Suswantoro, Sekretaris Jenderal Bawaslu menuturkan dana tersebut masih kurang terutama untuk membayar Petugas Pengawas Lapangan (PPL) selama dua bulan. Menurut Gunawan, sebenarnya sudah dapat  persetujuan dari Menteri Keuangan (Menkeu) tapi belum cair hingga sekarang.

"Mestinya kita dapat tambahan karena anggaran PPL itu untuk 2013. Itu kita hanya dapat alokasi dua bulan saja. Saya mengajukan lagi anggaran untuk PPL ternyata hanya dikasih tambahan dua bulan lagi yakni untuk Oktober November tapi itu juga belum cair dari Menkeu tapi saya sudah koordinasi Menkeu sudah setuju tinggal proses di tingkat bawah. Mudah-mudahan minggu ini dan minggu depan cair," kata Gunawan, Senin (11/11).

Gunawan mengaku sangat berharap dana tambahan tersebut segera cair untuk mendukung para PPL yang kerja di lapangan. PPL tersebut sudah bekerja sejak Oktober namun belum mendapat bayaran.

Sebagai informasi, setiap PPL yang bertugas mengawasi desa tersebut mendapat honor Rp 500 ribu per bulan. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×