kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Cina Masih Jadi Pengimpor Utama ke Indonesia


Senin, 02 Agustus 2010 / 15:52 WIB


Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Edy Can

JAKARTA. Cina masih menjadi pengimpor non migas utama di pasar tanah air. Badan Pusat Statistik mencatat nilai impor non migas Negara Panda ini mencapai US$ 8,9 miliar dari total US$ 49,7 miliar selama periode Januari-Juni lalu.

Dari sisi neraca perdagangan nonmigas, Indonesia juga masih mencatat defisit kala berhadapan dengan Cina. Sebab, nilai ekspor Indonesia ke Negeri Tirai Bambu ini hanya sebesar US$ 6,0 miliar pada periode yang sama.

Catatan serupa juga terlihat pada semester pertama tahun lalu. Kala itu, nilai ekspor nonmigas ke Cina hanya US$ 3,7 miliar. Namun impor Indonesia dari negara itu mencapai US$ 5,8 miliar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengatakan untuk menyeimbangkan neraca perdagangan Indonesia-Cina bukan persoalan gampang. Pasalnya, impor Indonesia yang didominasi barang modal dan barang penolong membuat industri dalam negeri mengalami ketergantungan. “Kalau dikurangi impornya akan mengganggu industri dalam negeri,” kilahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×