kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   -50.000   -1,73%
  • USD/IDR 16.995   46,00   0,27%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Cadangan Devisa Indonesia pada Desember 2025 Diproyeksi Naik, Ini Penopangnya


Kamis, 08 Januari 2026 / 06:00 WIB
Cadangan Devisa Indonesia pada Desember 2025 Diproyeksi Naik, Ini Penopangnya
ILUSTRASI. Ekonom memperkirakan cadangan devisa Indonesia naik Desember 2025 berkat capital inflow & repatriasi, bantu stabilitas rupiah. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cadangan devisa Indonesia (cadev) pada Desember 2025 diperkirakan meningkat dibandingkan November 2025 yang tercatat sebesar US$ 150,1 miliar.

Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David Sumual menilai, meskipun surplus neraca perdagangan mengalami penyusutan secara tahunan (year on year/yoy) pada November menjadi US$ 2,66 miliar, dan Bank Indonesia (BI) masih perlu melakukan intervensi di pasar valuta asing guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, terdapat sejumlah faktor yang menopang kenaikan cadangan devisa.

“Surplus dagang memang menyusut dan ada kebutuhan intervensi BI untuk stabilitas rupiah. Namun di sisi lain masih terdapat capital inflow dari instrumen portofolio seperti saham, Surat Utang Negara (SUN), dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI),” ujar David kepada Kontan, Rabu (7/1/2026).

Baca Juga: Awas! Barang Impor Kelamaan Di Pelabuhan Akan Dilelang Negara

Selain itu, David menyebutkan bahwa faktor musiman di akhir tahun turut berkontribusi terhadap peningkatan cadangan devisa. Pada periode tersebut, eksportir umumnya melakukan repatriasi devisa hasil ekspor untuk memenuhi kewajiban pembayaran royalti sumber daya alam.

Dengan adanya aliran modal asing dan repatriasi devisa tersebut, David memprediksi posisi cadangan devisa Indonesia pada Desember tetap terjaga dan berpotensi meningkat, sehingga dapat mendukung ketahanan eksternal serta stabilitas nilai tukar rupiah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×