kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.911   0,00   0,00%
  • IDX 6.366   31,19   0,49%
  • KOMPAS100 840   4,50   0,54%
  • LQ45 635   1,99   0,31%
  • ISSI 219   1,61   0,74%
  • IDX30 357   0,48   0,13%
  • IDXHIDIV20 441   -0,08   -0,02%
  • IDX80 96   0,51   0,53%
  • IDXV30 119   0,06   0,05%
  • IDXQ30 114   0,08   0,07%

BPS: Gini Ratio September 2019 tercatat turun tipis ke 0,380


Rabu, 15 Januari 2020 / 19:23 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto dan jajaran BPS saat pemaparan neraca dagang Desember 2019 di Jakarta (15/1/2020).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

Sementara Gini Ratio di daerah pedesaan tercatat sebesar 0,315 atau lebih rendah dari Gini Ratio Maret 2019 yang sebesar 0,317 dan dibanding Gini Ratio September 2018 yang sebesar 0,319.

Baca Juga: BPS catat impor bulan Desember 2019 turun 5,47%

"Di kota pasti lebih tinggi dan biasanya itu terlihat jelas dan mencolok. Namun, saya rasa ini terjadi hampir di seluruh negara," tambah Suhariyanto.

Secara terperinci, BPS juga mencatat provinsi yang masih mengalami ketimpangan. Provinsi dengan ketimpangan tertinggi adalah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Gini Ratio sebesar 0,428, disusul dengan Provinsi Gorontalo dengan Gini Ratio sebesar 0,428, dan Jawa Barat dengan Gini Ratio sebesar 0,398.

Sementara provinsi dengan ketimpangan terendah adalah Bangka Belitung dengan Gini Ratio sebesar 0,262, disusul Kalimantan Timur dengan Gini Ratio 0,335, dan Sumatera Barat dengan Gini Ratio 0,307.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×