kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

BI rate berpeluang turun lagi


Rabu, 25 Februari 2015 / 21:01 WIB
BI rate berpeluang turun lagi


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Setelah memanggil sejumlah petinggi perbankan pelat merah, Presiden Joko Widodo hari ini memanggil Gubernur Bank Indonesia  Agus Martowardojo. Pertemuan ini untuk membahas kondisi ekonomi terkini.

Jokowi mengatakan, pihaknya tidak bermaksud mengintervensi kebijakan moneter BI. Dia yakin, penurunan BI rate dan perbaikan ekonomi saling memberi imbas. "Kita yakin kalau mendukung, ya BI rate turun lagi," kata dia, Rabu (25/2) di Jakarta.

Di sisi lain, Agus juga ingin mengetahui kebijakan pemerintah untuk meredam berbagai gejolak harga. Selain itu, ingin tahu realisasi kebijakan fiskal yang akan dilakukan, termasuk bagaimana menyerap anggaran belanja yang ada di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015.

Agus mengaku, cukup yakin kondisi ekonomi Indonesia akan semakin baik. Bahkan, pada bulan Februari diperkirakan terjadi deflasi. Hal ini akan memengaruhi setiap kebijakan moneter yang akan diambil oleh bank sentral.

Pada bulan Februari ini, BI sudah menurunkan suku bunga acuannya atau BI rate sebesar 25 basis poin menjadi 7,5%. Penuruanan itu dilakukan dengan alasan kondisi ekonomi membaik, dan juga terjadinya deflasi sebesar 0,02%.

"Kita masih akan melihat perkembangan ekonomi ini terus menerus," ujar Agus, Rabu (25/2) di Istana Negara, Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×