kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

BI: Inflasi akibat kenaikan BBM hanya 3 bulan saja


Jumat, 07 November 2014 / 13:11 WIB
ILUSTRASI. Simak 5 Penyebab Wajah Kusam, Kulit Kering Sampai Kebiasaan Merokok


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Uji Agung Santosa

SURABAYA. Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi akan menggerek inflasi. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah mengatakan, pihaknya telah mengkaji hitung-hitungan inflasi terhadap rencana kenaikkan BBM.

Hitungan dilakukan, sebab meskipun pemerintah belum memutuskan range kenaikkan harga BBM namun perlu antisipasi. "Kami masih menunggu keputusan pemerintah berapa akan menaikkan. Tapi, kalau hitung-hitungan BI, kalau BBM naik Rp 1.000 maka inflasi akan naik 1%-1,3%," kata Halim, Jumat (7/11).

Kenaikan inflasi ini tidak akan berlangsung lama. Inflasi tinggi bertahan selama tiga bulan, setelah itu inflasi akan kembali turun. BI masih menunggu langkah apa yang akan diambil oleh pemerintah. BI akan mendukung agar kenaikkan harga BBM jika diimbangi dengan program jaring pengaman. Jaring itu akan bisa mengurangi sedikit beban yang akan muncul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×