kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

BI: Inflasi akibat kenaikan BBM hanya 3 bulan saja


Jumat, 07 November 2014 / 13:11 WIB
ILUSTRASI. Simak 5 Penyebab Wajah Kusam, Kulit Kering Sampai Kebiasaan Merokok


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Uji Agung Santosa

SURABAYA. Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi akan menggerek inflasi. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah mengatakan, pihaknya telah mengkaji hitung-hitungan inflasi terhadap rencana kenaikkan BBM.

Hitungan dilakukan, sebab meskipun pemerintah belum memutuskan range kenaikkan harga BBM namun perlu antisipasi. "Kami masih menunggu keputusan pemerintah berapa akan menaikkan. Tapi, kalau hitung-hitungan BI, kalau BBM naik Rp 1.000 maka inflasi akan naik 1%-1,3%," kata Halim, Jumat (7/11).

Kenaikan inflasi ini tidak akan berlangsung lama. Inflasi tinggi bertahan selama tiga bulan, setelah itu inflasi akan kembali turun. BI masih menunggu langkah apa yang akan diambil oleh pemerintah. BI akan mendukung agar kenaikkan harga BBM jika diimbangi dengan program jaring pengaman. Jaring itu akan bisa mengurangi sedikit beban yang akan muncul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×