kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.545   45,00   0,26%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI: Dampak Elnino terhadap inflasi 0,14%-0,23%


Kamis, 03 April 2014 / 19:01 WIB
ILUSTRASI. Modal Inti 18 Bank Ini Masih Di Bawah Rp 3 Triliun, OJK Ingatkan Hal BerikutIni


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bencana El Nino diprediksi Bank Indonesia (BI) akan turut berdampak terhadap inflasi di Tanah Air. Kekeringan panjang di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sebagai dampak El Nino menjadi perhitungan BI.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung mengatakan dampak inflasi El Nino tahun ini diperkirakan sebesar 0,14%-0,23%. El Nino yang terjadi tahun ini adalah El Nino yang lemah. "Sama seperti tahun 2006 lalu," ujar Juda dalam Bincang-Bincang Media (BBM) di Jakarta, Kamis (3/4).

Menurutnya, akan ada sekitar 300.000 ton padi yang gagal panen karena terdampak El Nino. El Nino yang berdampak besar terhadap Indonesia terjadi di tahun 1997, di mana ada 700.000 ton padi ggal panen.

Meskipun melihat ada tambahan inflasi, Juda mengaku, perkiraan inflasi El Nino sebesar 0,14%-0,23% tersebut sudah masuk dalam perhitungan target 4,5% plus minus satu.

Untuk mengantisipasi dampak El Nino, BI akan memperkuat koordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi dan Bulog. "Kita harus siap-siap terhadap kemungkinan ini," tandas Juda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×