kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Begini Kelanjutan Rencana Penerapan Cukai Minuman Berpemanis pada 2026


Senin, 13 Oktober 2025 / 09:52 WIB
Begini Kelanjutan Rencana Penerapan Cukai Minuman Berpemanis pada 2026
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih akan melihat kondisi perekonomian sebelum menerapkan cukai minuman berpemanis dalam kemasan. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih akan melihat kondisi perekonomian sebelum menerapkan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) di tahun 2026.

Hal tersebut ditegaskan Purbaya usai menghadiri Upacara HUT Bea Cukai di Kantor Pusat Bea Cukai, Senin (13/10/2025).

"Nanti kita lihat," ujar Purbaya kepada awak media Senin (13/10/2025).

Baca Juga: Cukai Minuman Manis untuk Produk Pabrikan, Efektivitas Pengendalian Gula Terbatas

Sebelumnya, Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai Nirwala Dwi Heryanto mengatakan bahwa penerapan cukai MBDK masih membutuhkan tahapan panjang sebelum benar-benar berlaku.

Nirwala menyebut, pelaksanaan kebijakan tersebut baru bisa berjalan setelah aturan turunannya, yaitu Peraturan Pemerintah (PP) rampung disusun.

Oleh karena itu, pemerintah masih belum memutuskan besaran tarif yang akan ditetapkan.

Baca Juga: Penerapan Cukai Minuman Berpemanis Masih Tunggu PP

Menurutnya, pembahasan PP menjadi krusial karena harus memperjelas aspek teknis, termasuk batasan jenis produk yang dikenakan cukai. 

"Belum (diputuskan tarifnya), karena kalau bicara PP nanti itu kan harus jelas batasan barang kena cukainya itu apa," kata Nirwala, Kamis (4/9/2025)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×