kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Bank Dunia proyeksi ekonomi RI 5,3% tahun ini, berikut tantangannya


Selasa, 27 Maret 2018 / 19:42 WIB
ILUSTRASI. Presentasi Bank Dunia


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih | Editor: Yudho Winarto

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menanggapi, fokus pemerintah adalah untuk menjaga daya beli masyarakat. Hal ini termasuk di dalamnya untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih baik sehingga akan berdampak pada kemampuan ekonomi masyarakat Indonesia.

“Saya rasa yang di sampaikan oleh World Bank ya pandangan mereka. Tapi daya lihat potensi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi selalu ada,” kata dia.

Pemerintah memiliki strategi seperti, untuk masyarakat yang miskin pemerintah meningkatkan kapasitas untuk menciptakan social safety net yang lebih efektif dengan jumlah dan cukup lebih baik, sehingga pemerintah dapat melindungi masyarakat miskin.

Selain itu dalam hal investasi, pemerintah terus melihat kesiapan dari sektor swasta. Oleh karena itu, pemerintah masih melihat masalah apa saja yang dihadapi para investor.

“Kita lihat apa mereka merasa terhalang oleh masalah perizinan atau perlu insentif maka di buat tax insentif yang akan segera di sampaikan, termasuk untuk usaha kecil menengah untuk menurunkan rate final mereka hingga setengahnya,” jelasnya.

Itu semua, lanjutnya, dilakukan hanya untuk meningkatkan kenyamanan pihak swasta. Sehingga hal tersebut dapat menjadi penggerak ekonomi di Indonesia.

“Lalu, ada ekspor dan kita sedang melihat di dalam negeri sendiri banyak diversifikasi dari ekspor itu bisa dilakukan. Entah itu dari sisi traditional komoditi atau manufaktur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×