kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.540   10,00   0,06%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Purbaya: Kalau Tak Ada Pelanggaran, Hambatan Bisnis Harus Dihapus


Kamis, 12 Februari 2026 / 15:19 WIB
Purbaya: Kalau Tak Ada Pelanggaran, Hambatan Bisnis Harus Dihapus
ILUSTRASI. Menkeu Purbaya dan Satgas P2SP Hilangkan Hambatan Perizinan dan Beban Cukai Bioetanol Pertamina (KONTAN/Nurtiandriyani S)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berkomitmen untuk memperbaiki iklim bisnis di Indonesia. Salah satunya melalui sinkronisasi data, aturan, serta fakta di lapangan.

Menurut Purbaya, selama ini banyak yang berpendapat peraturan-peraturan yang dianggap mengganggu harus dicoret atau direvisi. Namun ketika ia menanyakan kepada jajaran di Kementerian Keuangan maupun kementerian lain, mereka menyatakan bahwa seluruh regulasi dan insentif, misalnya seperti untuk impor bahan baku, sudah tersedia dan tidak bermasalah.

“Sudah pak, semuanya sudah ada. Tapi kenyataannya pengusaha banyak yang mengeluh. Artinya, di lapangan beda dengan yang di atas kertas,” tutur Purbaya dalam agenda Indonesia Economic Outlook, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: SMF: Investasi Rp 1 Triliun di Sektor Perumahan Bisa Dongkrak PDB Rp 1,9 Triliun

Nah, untuk memperbaiki iklim investasi tersebut, akhirnya ia membentuk tim khusus yakni task force debottlenecking untuk menyelesaikan masalah investasi yang menghambat aktivitas perekonomian.

Nah dengan adanya tim khusus tersebut, pengusaha bisa melapor secara online permasalahan yang dihadapi. Nantinya setiap minggu pihaknya mengadakan sidang.

“Kami sudah beberapa kali sidang, sepertinya lumayan. Dunia bisnis menghargai dan ke depan saya yakin kalau setahun ini kita jalankan terus setiap minggu ada meeting-meeting, akhir tahun saya akan menghilangkan hampir semua debottlenecking yang ada di dunia bisnis kita,” ungkapnya.

Purbaya menyampaikan dirinya terus turun langsung ke lapangan untuk menangani berbagai persoalan. Ia mengakui ada sejumlah kasus yang dilaporkan langsung kepadanya.

Karena departemen-departemen terkait mengetahui bahwa jika laporan tersebut sampai kepada tim Purbaya, maka persoalan tersebut segera diselesaikan dalam waktu sangat cepat atau sekitar seminggu. Ia lantas merespon, bahwa tindakan cepat tersebut dilakukan lantaran pegawai tersebut merasa takut kepadanya.

Baca Juga: Pasokan Pangan Aman! Target Irigasi 750.000 Ha Dikebut Kementerian PU

Nah, dengan upaya tersebut, Purbaya berharap iklim investasi di Tanah Air bisa lebih baik lagi. Utamanya para pelaku pungutan liar yang biasanya dialami para pengusaha bisa dihilangkan.

“Nah ini juga akan membuat orang nggak ganggu iklim investasi, dengan meminta hal-hal yang nggak masuk akal. Ini sudah berjalan dan akan lebih baik ke depannya,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×