kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.330   -10,14   -0,16%
  • KOMPAS100 835   -4,57   -0,54%
  • LQ45 632   -4,95   -0,78%
  • ISSI 218   -0,24   -0,11%
  • IDX30 356   -2,51   -0,70%
  • IDXHIDIV20 441   -2,94   -0,66%
  • IDX80 95   -0,58   -0,60%
  • IDXV30 119   -0,18   -0,15%
  • IDXQ30 114   -0,88   -0,76%

Bahana Sekuritas menilai BI perlu pangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps


Selasa, 18 Februari 2020 / 18:36 WIB
ILUSTRASI. Logo BAHANA Sekuritas. KONTAN/Daniel Prabowo/26/07/2018


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

Selain faktor tersebut, ada juga sinyal pelemahan investasi yang tercermin dari aktivitas manufaktur dalam negeri menurut IHS Markit yang masih berada di bawah level ekspansif (di bawah 50,0).

Ini terbukti dari Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia yang berada di level 49,3 pada Januari 2020.

Baca Juga: Bank Indonesia gelar Rapat Dewan Gubernur di tengah pekan, ini proyeksi analis

Selain sinyal dari pelemahan investasi, konsumsi Indonesia juga terancam menurun yang disebabkan oleh kepercayaan konsumen yang melemah serta prospek pengeluaran untuk bepergian yang terbatas.

Dalam mengatasi tantangan dalam bidang ekonomi tersebut, selain lewat kebijakan moneter, Bahana Sekuritas juga mengimbau agar pemerintah hadir dengan insentif fiskal seperti mengurangi harga tiket pesawat.

"Ini untuk mendorong sektor pariwisata dalam negeri dan merangsang ekonomi lokal," tambah Satria.

Selain itu, pemerintah juga diharapkan untuk menyesuaikan besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) untuk menjaga daya beli dan menstimulus konsumsi, serta insentif di bidang lain yang memberi efek multiplier bagi pertumbuhan ekonomi seperti properti dan perumahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×