kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.863   17,00   0,10%
  • IDX 8.857   -79,36   -0,89%
  • KOMPAS100 1.222   -6,95   -0,57%
  • LQ45 863   -4,58   -0,53%
  • ISSI 323   -1,14   -0,35%
  • IDX30 439   -0,42   -0,10%
  • IDXHIDIV20 518   0,71   0,14%
  • IDX80 136   -0,77   -0,56%
  • IDXV30 144   -0,10   -0,07%
  • IDXQ30 141   0,49   0,35%

Asumsi Dasar Ekonomi Makro dalam APBN 2023 Terancam Meleset


Rabu, 26 Oktober 2022 / 11:32 WIB
Asumsi Dasar Ekonomi Makro dalam APBN 2023 Terancam Meleset
ILUSTRASI. Sebuah truk usai melakukan bongkar muat di Pelabuhan Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (30/9/2022). Asumsi Dasar Ekonomi Makro dalam APBN 2023 Terancam Meleset


Reporter: Bidara Pink, Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

Meski begitu, lanjut David, pemerintah biasanya melihat dahulu perkembangan ekonomi di tiga hingga empat bulan pertama tahun depan, sebelum mengubah APBN.

Masih terlalu dini

Ekonom Bank Danamon Irman Faiz tak sepenuhnya sepaham dengan David. Ia melihat, rerata kurs rupiah saat ini masih sekitar Rp 14.600 per dollar AS.

Level itu masih relevan dengan asumsi tahun ini dan tahun depan. "Secara fundamental rupiah masih kuat karena trade balance kita surplus besar," kata Faiz.

Baca Juga: Menteri PUPR Targetkan Penyaluran Subsidi Perumahan Sebanyak 274.924 Unit Tahun Depan

Hanya asumsi inflasi kemungkinan besar akan meleset. Proyeksi Faiz, inflasi 2023 mencapai 5,7%.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir bilang, terlalu dini untuk mengubah asumsi makro APBN 2023.

Penyebabnya, "Leading indicators masih menujukkan optimisme," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×