kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Apindo desak pemerintah cari solusi lain di luar pembalasan ​terhadap Uni Eropa


Senin, 27 Mei 2019 / 18:58 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendesak pemerintah mencari solusi lain melawan diskriminasi sawit Uni Eropa selain melakukan pembalasan atau retaliasi. Pasalnya, tindakan pembalasan hanya akan merugikan kedua belah pihak dan itu tidak baik bagi dunia usaha.

Wakil Ketua Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, langkah retaliasi justru sikapkontraproduktif. Belajar dari hubungan Amerika Serikat (AS) dan China, aksi saling balas tersebut akan merugikan dunia usaha.

"Kami harapkan pemerintah berupaya mencarikan solusi lain dari pada retaliasi," ujar Shinta saat dihubungi kontan.co.id, Senin (27/5).

Meski begitu, Apindo mendukung langkah yang dilakukan pemerintah. Langkah yang dimaksud adalah melakukan gugatan ke organisasi perdagangan dunia (WTO). Selain itu, Apindo juga memberikan sejumlah masukan langkah yang dapat dilakukan. Salah satu yang dapat dilakukan adalah membangun dialog.

"Khususnya mengenai batasan mengenai bagaimana kita bisa merespons," terang Shinta.

Solusi kedua yang ditawarkan adalah meminta pembangunan apasitas bagi petani Indonesia. Standar UE yang dipenuhi nantinya akan menambah daya saing produk minyak sawit Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×