kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Antisipasi dampak krisis, SBY kumpulkan menteri ekonomi


Jumat, 23 September 2011 / 15:28 WIB
ILUSTRASI. Pekerja memanen kelapa sawit di Desa Rangkasbitung Timur, Lebak, Banten, Selasa (22/9/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr/foc.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumpulkan menteri bidang ekonomi untuk membahas langkah-langkah antisipasi menghadapi krisis ekonomi global. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan, agenda rapat untuk melihat perkembangan ekonomi global dan pengaruhnya terhadap ekonomi nasional.

Rapat terbatas ini berlangsung di kantor presiden, Jumat (23/9). Hatta meminta masyarakat tidak perlu panik menghadapi situasi perekonomian global saat ini. Pasalnya, dia mengatakan, Indonesia memiliki kebijakan respons serta fundamental yang baik. "Kalau fundamental tidak baik kami akan intervensi," katanya.

Rapat yang langsung dipimpin oleh SBY ini juga didampingi oleh Wakil Presiden Boediono. Sedangkan menteri yang tampak seperti Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati, Kepala BKPM Gita Wirjawan dan juga Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×