kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Anas bantah punya Rp 2 triliun di British Island


Rabu, 29 Januari 2014 / 18:35 WIB
ILUSTRASI. Penyebab dan Cara Pencegahan Demensia


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum membantah kabar yang menyebut dirinya punya uang Rp 2 triliun di Singapura dan British Virgin Island yang kemudian diatasnamakan Muhammad Rahmad.

Informasi tersebut sebelumnya pernah diembuskan oleh Muhammad Nazaruddin. "Kok berita bohong sampean percaya," kata Anas usai menjalani pemeriksaan di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (29/1).

Perlu diketahui, nama Rahmad disebut-sebut sebagai bendahara nonstruktural, yang diduga mengetahui uang mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu disimpan.

Uang itu juga disebut-sebut berasal dari setoran kader Partai Demokrat yang hendak mengajukan diri menjadi calon kepala daerah. Uang setoran itu kemudian disimpan Anas melalui Rahmad di Singapura dan British Virgin Island.

Sementara Rahmad sendiri diketahui sebagai loyalis Anas Urbaningrum. Rahmad telah menjalani pemeriksaan KPK pada Selasa (28/1) kemarin terkait kasus yang menjerat Anas.

Sementara itu Anas juga mengaku dirinya berkawan dengan mantan Wakil Direktur Eksekutif Partai Demokrat itu. Namun, perkawanan tersebut bukan berdasarkan alasan berbisnis. "Iya perkawanan. Nggak ada (bisnis). Mungkin Nazar yang ada (bisnis)," ucap Anas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×