kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

AIIB menimbang investasi di Mandalika


Selasa, 28 Agustus 2018 / 22:02 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Opini - Tantangan Indonesia Memanfaatkan AIIB


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) tengah mempertimbangkan untuk berinvestasi di proyek infrastruktur perkotaan dan wisata Mandalika.

"Program ini tetap fokus mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan di pulau ini. Proyek ini juga bertujuan untuk melindungi kebudayaan unik dan kekayaan alam di Lombok," ujar Laurel Ostfield, Head of Communications and Development AIIB dalam keterangan tertulis, Selasa (28/8).

Ostfield juga memaparkan, AIIB sudah menyetujui empat sektor proyek investasi di Indonesia. Pertama, proyek modernisasi origasi strategis dan proyek rehabilitasi mendesak. AIIB menyediakan pendanaan sebesar US$ 250 juta dari total US$ 578 juta yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek peningkatan sistem irigasi.

Kedua, proyek perbaikan operasional dan keselamatan bendungan fase II. Proyek ini bertujuan untuk memperbaiki kehidupan orang-orang yang tinggal di hilir bendungan serta melindungi infrastruktur lokal. AIIB menyediakan US$ 125 juta untuk membiayai proyek senilai US$ 300 juta ini.

Ketiga, proyek dana pengembangan infrastruktur regional. Tujuan proyek senilai US$ 406 juta ini adalah untuk meningkatkan akses ke pembiayaan infrastruktur melalui penciptaan perantara keuangan yang menyalurkan dana dari AIIB, Bank Dunia, dan pemerintah kepada pemerintah subnasional.

Ostfield menyatakan dana ini akan dimanfaatkan untuk sub proyek pada bidang transportasi, sanitasi air, drainase, manajemen banjir, dan lain-lain. AIIB menyediakan US$ 100 juta untuk mendukung proyek tersebut.

Keempat, proyek nasional perbaikan wilayah kumuh. AIIB mengalokasikan US$ 216,5 juta untuk membantu mendanai Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), program nasional yang diperkirakan menelan biaya sebesar US$ 1,7 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×