kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ada SPHP, Harga Beras di Pasar Induk Beras Cipinang Turun 11%


Rabu, 04 Oktober 2023 / 14:38 WIB
Ada SPHP, Harga Beras di Pasar Induk Beras Cipinang Turun 11%
ILUSTRASI. Harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) jenis medium sudah mulai turun.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) jenis medium sudah mulai turun. Direktur utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo menyebut, penurunan harga beras mencapai 11 % menjadi Rp 11.185/kg.

Penurunan ini terjadi secara bertahap sejak Perum Bulog menggelontorkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mulai awal September lalu.

"Jadi seiring penambahan stok harga (beras medium) menurun 11% dari Rp 12.600/kg menjadi 11.185/kg per hari ini," kata Pamrihadi saat dijumpai di PIBC, Jakarta Timur, Rabu (4/10).

Ia juga bilang, saat ini stok beras SPHP di gudang Food Station mulai terisi dan sudah mencapai 31.000 ton untuk selanjutnya didistribusikan ke pedagang atau pengecer.

Baca Juga: Bansos Beras Diusulkan untuk Diperpanjang Sampai Februari 2024

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo di Pasar Induk Beras Cipinang.
Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo di Pasar Induk Beras Cipinang.

Pamrihadi menyebut pada minggu ini pendistribusian dari Food Station Tjipinang Jaya akan mulai disebar keluar Jakarta yaitu Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi (Bodetabek) bekerja sama dengan pemerintah setempat.

Dengan percepatan distribusi ini ia mengharapkan penurunan harga beras sampai level Harga Eceran Tertinggi (HET) bisa terealisasi dalam waktu dekat.

"Harapannya kita kembali ke harga normal, dan masyarakat bisa mendapatkan harga terjangkau," kata Primhadi.

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan gelontoran beras SPHP akan terus dilakukan untuk menekan harga beras hingga mencapai keseimbangan baru.

"Saat ini harga beras di PIBC sudah mengalami penurunan, sehingga kita berharap harga beras di pasar penurunan juga terus terkoreksi dan stabilitas harga dapat tercapai," jelas Arief.

Baca Juga: Badan Pangan Nasional Tegaskan HET Beras Tak akan Dicabut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×