kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.528   -2,00   -0,01%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Ada Risiko Inflasi di Akhir Tahun, BI Yakin Inflasi 2023 di Kisaran 3%


Jumat, 03 November 2023 / 12:39 WIB
Ada Risiko Inflasi di Akhir Tahun, BI Yakin Inflasi 2023 di Kisaran 3%
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo optimistis inflasi capai 3% di 2023


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) meyakini inflasi akan tetap terkendali, meski ada beberapa risiko yang membayangi pergerakan inflasi.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, inflasi pada akhir tahun 2023 diperkirakan berada di kisaran 3%.

Meski demikian, Perry mengingatkan ada risiko yang perlu diwaspadai terkait inflasi pada akhir tahun.

"Biasanya, akhir tahun harga pangan akan naik," terang Perry dalam konferensi pers, Jumat (3/11) di Jakarta.

Baca Juga: Hasil Stress Test KSSK Ungkap Alasan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

Meski demikian, Perry bilang baik otoritas moneter maupun otoritas fiskal sudah memiliki kuda-kuda kuat dalam menjaga harga pangan.

Seperti, gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP) yang diperkuat. Juga Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah menyediakan insentif, dan memastikan ketersediaan pasokan dan distribusi beras.

Pada tahun 2024, Perry yakin inflasi akan berada di kisaran 2,8% atau berada dalam kisaran sasaran BI yang sebesar 2,5% plus minus 1%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×