kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Ada corona, Sri Mulyani proyeksi pertumbuhan ekonomi 4,5%-4,9% di kuartal I 2020


Rabu, 18 Maret 2020 / 18:05 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyampaikan sambutan usai penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama Koordinasi Percepatan dan Perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (13/2/2020).


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perlambatan aktivitas ekonomi global akibat wabahvirus corona atau Covid-19 dipastikan memukul prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksi, pertumbuhan ekonomi kuartal pertama hanya akan berada dalam kisaran 4,5% hingga 4,9%.

Baca Juga: Corona masih mewabah, ekonom: Suku bunga acuan BI bisa turun 25 bps lagi

Proyeksi ini lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun lalu yang sebesar 5,07%.

“Jadi kalau kuartal satu, di sisa sekitar 20 hari terakhir ini di mana terjadi penurunan, mungkin diharapkan pertumbuhan (ekonomi) di 4,5% sampai 4,9%,” tutur Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual APBN KiTa, Rabu (18/3).

Sri Mulyani mengakui, awalnya pemerintah masih cukup optimistis ekonomi bisa tumbuh setidaknya 4,9% pada kuartal pertama ini.

Namun, seiring dengan meluasnya wabah Covid-19 dan respons yang perlu dilakukan untuk meredamnya yaitu dengan imbauan beraktivitas dari rumah dan social distancing, pertumbuhan ekonomi pun diprediksi makin sulit meningkat.

Baca Juga: Bukan lagi prediksi, ekonom sebut resesi global akibat corona sudah mulai terjadi




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×