kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

5 cara Presiden ungkapkan kemarahannya


Rabu, 07 Agustus 2019 / 04:43 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Salah satunya ketika Jokowi berpidato di dalam acara pembagian sertifikat lahan kepada 1.300 warga di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, yang dihelat di Tenis Indoor Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (23/11/2018). "Presiden Jokowi itu dibilang anggota PKI. Kalau enggak percaya, lihat media sosial," ujar Jokowi.

Baca Juga: Presiden Jokowi sudah memaafkan La Nyalla yang menebar fitnah PKI dan Obor Rakyat

Menurut Jokowi, isu itu tidak masuk logika. Sebab, PKI dinyatakan sebagai organisasi terlarang pada 1965/1966, sementara Jokowi lahir 1961. Artinya, saat PKI dibubarkan, Jokowi baru berusia 4 tahun. "Mana ada anggota PKI balita," kata Jokowi yang disambut tawa peserta acara.


Tak hanya sebatas isu, tersebar pula foto Ketua Umum PKI DN Aidit yang sedang berpidato di depan podium dan ada sosok yang disebut sebagai Jokowi. Jokowi mengatakan, foto itu adalah dokumen dari sejarah yang diambil pada 1955 ketika ia belum lahir. "Saya belum lahir tapi sudah ada di situ. Gimana kita ini enggak... Mau saya tabok tapi orangnya di mana," ujar Jokowi yang kembali disambut riuh peserta acara.

Baca Juga: Jokowi: Jangan dipikir saya takut

Selama empat tahun, Jokowi mengaku tidak menggubris itu. Namun, faktanya, masih ada 6 persen masyarakat Indonesia yang percaya isu itu. Oleh sebab itu, Jokowi menganggap kini adalah waktu yang tepat untuk menjawab isu-isu tersebut. "Banyak yang terkejut juga waktu saya jawab itu. Mereka bilang, iya juga ya Pak. Saya bilang, ya iyalah," ujar Jokowi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Cara Jokowi Ungkap Kemarahan sejak Gubernur DKI, Banting Dokumen hingga Ingin Tabok Orang"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×