Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto
Jakarta. Kementerian Pertanian (Kemtan) meminta agar anggaran tahun 2017 nanti ditambah Rp 3,3 triliun dari pagu indikatif saat ini yang hanya mencapai Rp 25,99 triliun. Amran Sulaiman, Menteri Pertanian mengatakan, anggaran tersebut diminta untuk mendanai beberapa kegiatan.
Pertama, perbaikan statistik pertanian. Kedua, pengembangan aneka jenis tanaman seperti; cabai, bawang merah, jeruk. Ketiga, mengendalikan penyebaran organisme pengganggu tanaman.
Tambahan anggaran juga diajukan untuk membiayai program cetak sawah dan asuransi tani. "Selain itu juga untuk meningkatkan mutu produk hortikultura," kata Amran tanpa merinci kebutuhan tersebut di Jakarta (13/6).
Kemtan pada pagu indikatif 2017 mendapatkan alokasi anggaran Rp 25,99 triliun. Amran mengatakan, anggaran tersebut salah satunya akan digunakan untuk menggenjot produksi pangan.
Amran mengatakan, dengan anggaran tersebut pihaknya berharap target sebelas komoditas strategis bisa digenjot sesuai target. "Padi targetnya 78,9 juta ton, jagung 33,4 juta ton, kedelai 1,88 juta ton, daging sapi kerbau 0,64 juta ton, cabai 2,16 juta ton, bawang merah 1,33 juta ton," katanya.
Herman Khaeron, Wakil Ketua Komisi IV mengatakan secara prinsip pihaknya tidak mempermasalahkan permohonan anggaran yang diajukan Kementerian Pertanian. Herman minta anggaran tersebut dialokasikan secara tepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













