kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Wapres Jusuf Kalla: Kalau ingin jadi negara maju, Indonesia perlu mencontoh China


Kamis, 09 Mei 2019 / 19:59 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, untuk menjadi negara maju, Indonesia perlu mencontoh China. Apalagi Indonesia dengan China memiliki kesamaan karakteristik yaitu negara dengan jumlah penduduk besar.

"Yang mengubah China adalah mengubah cara pandang. China dulu menganggap jumlah penduduk yang besar adalah beban, kemudian mereka ubah justru menjadi sumber daya yang luar biasa," jelas Jusuf Kalla saat menutup acara Murenbangnas 2019 di Hotel Shangri-la, Kamis (9/5).

Untuk itu, pemerintah saat ini fokus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sambil melanjutkan pembangunan infrastruktur. Dia menambahkan pemerintah saat ini fokus pada upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan. Seperti diketahui, saat ini pemerintah fokus menggerakkan program link and match vokasi dengan kebutuhan industri serta menetapkan dana abadi riset.

Selain itu, infrastruktur masih tetap dilanjutkan. Sebab, infrastruktur adalah pembangunan yang berkesinambungan serta menjadi stimulan bagi ekonomi saat sedang terpuruk.

Dengan upaya tersebut, Jusuf Kalla berharap nantinya Indonesia bisa memiliki tingkat produktivits yang tinggi. Sehingga bisa menjadi negara industri seperti China saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×