kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

Waduh, realisasi anggaran kesehatan dalam PEN baru 8,4% dari pagu anggaran


Rabu, 26 Agustus 2020 / 13:06 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan RI Sri Mulyani


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi anggaran kesehatan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga 19 Agustus 2020 baru 8,4% dari total anggaran. 

Adapun realisasi nominal anggaran kesehatan sebesar Rp 7,36 triliun, masih jauh dari pagu anggaran senilai Rp 87,55 triliun. Dari total anggaran tersebut, Rp 48,9 triliun sudah ada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), tanpa DIPA Rp 3,8 triliun, dan belum ada DIPA Rp 34,9 triliun.

Namun, realisasi per 19 Agustus 2020 tersebut setara 13,98% bila dihitung dari anggaran yang sudah ada DIPA dan tanpa DIPA.

Baca Juga: Sri Mulyani sebut tren kinerja ekspor impor pada Juli 2020 masih negatif

Secara rinci, realisasi anggaran kesehatan sampai pertengahan kuartal III-2020 ini, pertama diserap oleh anggaran kesehatan pusat dan daerah sebesar Rp 1,86 triliun. Kedua, santunan kematian tenaga kesehatan senilai Rp 21,6 miliar.

Ketiga, biaya penganan kesehatan oleh Gugus Tugas Covid-19 sebesar Rp 3,22 triliun. Keempat, insentif bea masuk dan pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) kesehatan sebesar Rp 2,26 triliun.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×