kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.916.000   -1.000   -0,03%
  • USD/IDR 16.791   2,00   0,01%
  • IDX 8.980   4,90   0,05%
  • KOMPAS100 1.240   -4,48   -0,36%
  • LQ45 876   -6,31   -0,72%
  • ISSI 331   0,57   0,17%
  • IDX30 444   -6,39   -1,42%
  • IDXHIDIV20 519   -14,10   -2,64%
  • IDX80 138   -0,67   -0,49%
  • IDXV30 144   -3,64   -2,47%
  • IDXQ30 142   -2,84   -1,95%

Virus Nipah Mengancam? Kemenkes Beberkan 7 Cara Lindungi Diri dari Infeksi


Rabu, 28 Januari 2026 / 04:28 WIB
Virus Nipah Mengancam? Kemenkes Beberkan 7 Cara Lindungi Diri dari Infeksi
ILUSTRASI. Kemenkes RI telah mengeluarkan 7 panduan konkret untuk cegah virus Nipah. Mulai dari konsumsi nira hingga kontak hewan. (dok./immuno wars)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dalam kondisi ini, Kemenkes RI mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang terhadap potensi risiko virus nipah. Langkah-langkah yang bisa dilakukan adalah:

  1. Tidak mengonsumsi nira atau air aren yang diambil langsung dari pohonnya. Hal ini dikarenakan kelelawar berpotensi mengontaminasi sadapan nira pada malam hari, sehingga nira perlu dimasak sebelum dikonsumsi.
  2. Mencuci dan mengupas buah secara menyeluruh sebelum dikonsumsi, serta membuang buah yang menunjukkan tanda gigitan atau kontaminasi kelelawar.
  3. Mengonsumsi daging ternak yang dimasak hingga benar-benar matang dan menghindari konsumsi daging mentah atau setengah matang.
  4. Menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer, menerapkan etika batuk dan bersin, serta memakai masker apabila mengalami gejala, terutama bagi kelompok rentan.
  5. Menghindari kontak langsung dengan hewan ternak yang berpotensi terinfeksi virus Nipah, seperti babi dan kuda, dan menggunakan alat pelindung diri (APD) jika kontak tidak dapat dihindari.
  6. Menggunakan sarung tangan dan pelindung diri bagi petugas pemotongan hewan saat menyembelih atau memotong hewan yang diduga terinfeksi virus Nipah, serta memastikan hewan terinfeksi tidak dikonsumsi.
  7. Menerapkan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) secara ketat bagi tenaga kesehatan, keluarga yang merawat pasien, serta petugas laboratorium yang menangani spesimen pasien terinfeksi.

Tonton: BGN Tegaskan Tidak Ada Pemaksaan Jika Ada Sekolah Tolak MBG

Untuk pencegahannya, WHO juga menekankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Penguatan surveilans juga menjadi kunci mencegah masuk dan penyebaran virus Nipah ke Indonesia.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul "Haruskah Indonesia Waspada Virus Nipah? Dokter: Waspada Perlu, Panik Jangan"

Selanjutnya: Fondasi Sistem Keuangan Indonesia Masih Rapuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×