kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.917.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.789   -61,00   -0,36%
  • IDX 8.975   24,32   0,27%
  • KOMPAS100 1.244   9,59   0,78%
  • LQ45 882   8,84   1,01%
  • ISSI 330   0,91   0,28%
  • IDX30 451   1,60   0,36%
  • IDXHIDIV20 533   1,62   0,31%
  • IDX80 138   1,09   0,79%
  • IDXV30 147   -0,35   -0,24%
  • IDXQ30 145   0,87   0,61%

Wabah Nipah India: Kemenkes RI Ungkap Gejala, Cara Penularan, & Pencegahan Wajib!


Selasa, 27 Januari 2026 / 04:17 WIB
Wabah Nipah India: Kemenkes RI Ungkap Gejala, Cara Penularan, & Pencegahan Wajib!
ILUSTRASI. Lima kasus Nipah terkonfirmasi di India, Kemenkes RI soroti gejala penting. Ketahui cara penularan dan pencegahan agar tak terinfeksi! (dok./immuno wars)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Tiga kasus baru virus Nipah terkonfirmasi terjadi di India pada awal pekan ini. Kasus tersebut menambah dua kasus pasien positif sebelumnya yang melibatkan perawat, seorang laki-laki dan perempuan. 

Mereka bekerja di sebuah rumah sakit swasta di Barasat dekat ibu kota negara bagian Kolkata. Sementara tiga pasien baru terkonfirmasi positif virus Nipah juga masih berasal dari dunia Kesehatan. 

Pasien berprofesi sebagai seorang dokter, perawat, dan staf kesehatan, dikutip dari kantor berita Press Trust of India. Dengan begitu, total 5 warga di India terkonfirmasi virus Nipah. Catatan kasus ini membuat Pemerintah India bergegas untuk menahan lonjakan wabah.

Setidaknya hamper 100 warga India kini dikarantina di rumah mereka untuk mencegah penularan virus Nipah. Sementara pasien yang terinfeksi baru-baru ini dirawat di rumah sakit penyakit menular di Beleghata, Kolkata bagian timur.

Gejala virus Nipah Virus Nipah bukan hal baru virologi. Virus yang ditemukan pada spesies kelelawar ini kali pertama diidentifikasi pada 1998 selama wabah penyakit di kalangan peternak babi i Malaysia dan Singapura. 

Pada 2018, virus Nipah menyebabkan kematian puluhan orang di Kerala, negara bagian di pesisir barat daya India. Hingga saat ini, para ahli di negara tersebut setiap tahunnya berjuang melawan penularan virus Nipah. 

Baca Juga: Kapolri Ungkap Biang Kerok Judol, FOMO & Pengangguran Pemicu Utama

Di Indonesia sendiri, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan imbauan terkait mewabahnya virus Nipah pada 2023. 

Dikutip dari laman resmi Kemenkes, virus Nipah memiliki masa inkubasi 4-14 hari sebelum gejalanya muncul. 

Setelah sekitar dua pekan, pasien akan mengalami gejala ringan hingga berat, bahkan mengancam jiwa. 

Berikut adalah gejala virus Nipah yang harus diwaspadai: 

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri otot
  • Sesak napas
  • Muntah
  • Kesulitan menelan
  • Peradangan otak (ensefalitis). 

Kondisi ensefalitis karena virus Nipah juga bisa mengakibatkan gejala berikut ini:

  • Kantuk berlebihan
  • Sulit berkonsentrasi
  • Disorientasi
  • Perubahan mood yang signifikan.

Baca Juga: Blokir 2 Juta Konten Judi Online pada 2025, Apa Rencana Kemenkomdigi Selanjutnya?  

Pada kasus yang parah, infeksi virus Nipah dapat menyebabkan kematian. 

Jika mengalami gejala yang mengarah pada inveksi virus Nipah, warga dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×