kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.057   49,00   0,27%
  • IDX 6.275   40,33   0,65%
  • KOMPAS100 823   4,75   0,58%
  • LQ45 627   3,49   0,56%
  • ISSI 217   0,81   0,38%
  • IDX30 352   2,39   0,68%
  • IDXHIDIV20 433   2,30   0,53%
  • IDX80 94   0,46   0,49%
  • IDXV30 119   0,43   0,36%
  • IDXQ30 112   0,56   0,50%

Upah terus naik, Apindo: Wilayah luar jawa masih lebih kompetitif


Rabu, 14 November 2018 / 19:14 WIB
ILUSTRASI. Buruh Tolak Upah Murah


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Besaran upah minimun kabupaten/kota (UMK) yang terus mendaki semakin memberatkan para pengusaha. Berbagai upaya dilakukan dalam menekan beban upah di antaranya dengan efisiensi.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Harijanto menilai, wilayah luar pulau jawa dilihatnya masih cukup kompetitif apabila dibandingkan pulau jawa yang saat ini besaran upahnya terus mengalami kenaikan.

Namun, pihaknya masih belum bisa merinci wilayah mana saja yang terhitung potensial bagi pengusaha dan menawarkan UMK tidak tinggi. Hal ini dikarenakan masih menunggu keputusan dari penetapan hasil UMK pada 21 November 2018 nanti.

Sementara itu, salah satu opsi dalam menekan beban upah dengan memindahkan pabrik ke daerah lain bukan menjadi solusi. Pasalnya, tidak seluruh industri dapat dengan mudah memindahkan lokasi pabrik. "Tidak mungkin dan tidak semudah itu, paling opsinya mengurangi karyawan dan efisiensi," kata Harijanto kepada Kontan.co.id, Rabu (14/11).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×