kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

TNI turun lakukan pencarian Sukhoi Superjet100


Rabu, 09 Mei 2012 / 18:51 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Guillane-Barre Syndrome (19/9).KONTAN/Achmad Fauzie


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) membenarkan, pesawat Sukhoi Superjet100 kehilangan kontak. Pesawat pabrikan Rusia itu hilang kontak pada pukul 15.30 wib.

"Hilang kontak 15.30 wib posisi antara Gunung Gede Pangrango dan Gunung Salak," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul, Rabu (9/2).

Sejauh ini, TNI turut ikut melakukan pencarian dan memastikan jumlah penumpang yang ada dalam pesawat tersebut. "Hingga saat ini, TNI masih mendalami berapa jumlah penumpang dan adakah awak pesawat yang WNI," jelasnya.

Sebagai informasi, pesawat ini berangkat dari Halim sekitar pukul 14.21 WIB dan hingga kini masih hilang kontak. Pilot pesawat itu sempat mengontak memberitahu bahwa pesawat sedang terbang di ketinggian 10 ribu kaki di atas wilayah Bogor.

Pukul 15.30 WIB, pilot meminta izin untuk menurunkan pesawat di ketinggian 6.000 kaki. Tapi, setelah itu, hilang kontak. Sampai sekarang belum diketahui posisinya.

Pesawat Sukhoi Superjet100 ini berada di Indonesia untuk melakukan tes terbang. Pesawat penumpang ini sedang ditawarkan ke maskapai penerbangan di Indonesia. Sekitar pukul 14.00 WIB, pesawat berbadan warna putih itu take off dari Bandara Halim Perdanakusumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×