kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.747   39,00   0,22%
  • IDX 6.493   -32,21   -0,49%
  • KOMPAS100 847   -2,60   -0,31%
  • LQ45 641   -3,98   -0,62%
  • ISSI 228   0,01   0,00%
  • IDX30 358   -2,18   -0,61%
  • IDXHIDIV20 436   -1,26   -0,29%
  • IDX80 97   -0,42   -0,43%
  • IDXV30 121   0,09   0,07%
  • IDXQ30 113   -0,67   -0,59%

TNI turun lakukan pencarian Sukhoi Superjet100


Rabu, 09 Mei 2012 / 18:51 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Guillane-Barre Syndrome (19/9).KONTAN/Achmad Fauzie


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) membenarkan, pesawat Sukhoi Superjet100 kehilangan kontak. Pesawat pabrikan Rusia itu hilang kontak pada pukul 15.30 wib.

"Hilang kontak 15.30 wib posisi antara Gunung Gede Pangrango dan Gunung Salak," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul, Rabu (9/2).

Sejauh ini, TNI turut ikut melakukan pencarian dan memastikan jumlah penumpang yang ada dalam pesawat tersebut. "Hingga saat ini, TNI masih mendalami berapa jumlah penumpang dan adakah awak pesawat yang WNI," jelasnya.

Sebagai informasi, pesawat ini berangkat dari Halim sekitar pukul 14.21 WIB dan hingga kini masih hilang kontak. Pilot pesawat itu sempat mengontak memberitahu bahwa pesawat sedang terbang di ketinggian 10 ribu kaki di atas wilayah Bogor.

Pukul 15.30 WIB, pilot meminta izin untuk menurunkan pesawat di ketinggian 6.000 kaki. Tapi, setelah itu, hilang kontak. Sampai sekarang belum diketahui posisinya.

Pesawat Sukhoi Superjet100 ini berada di Indonesia untuk melakukan tes terbang. Pesawat penumpang ini sedang ditawarkan ke maskapai penerbangan di Indonesia. Sekitar pukul 14.00 WIB, pesawat berbadan warna putih itu take off dari Bandara Halim Perdanakusumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×