Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pekerjaan umum (PU), Dody Hanggodo memastikan bahwa bakal meningkatkan penanganan tanggap bencana yang saat ini menerpa sejumlah Provinsi di Sumatra.
Dody menyebut saat ini pihaknya tengah memprioritaskan penanganan salah satunya dengan mengerahkan sejumlah SDM hingga alat berat ke sejumlah lokasi. Dia memastikan, keterbatasan anggaran tanggap bencana bukan kendala.
"Waduh anggaran kalau sudah begini nggak pakai anggaran (sesuai pos). Yang anggaran sudah yang ada saja kita cemplungin di situ, kalau kurang kita minta lagi," jelasnya saat ditemui di Kementerian PU, Minggu (30/11).
Baca Juga: Tumbuh Positif, Pemerintah Pertimbangkan Hentikan Insentif Otomotif pada 2026
Saat dikonfirmasi mengenai berapa anggaran tanggap bencana yang tersedia di Kementerian PU, dia juga enggan merinci.
Dia mengatakan proses penghitungan anggaran penanganan baru akan dilakukan usai rehabilitasi dan rekonstruksi sejumlah sarana dan prasarana rampung dijalankan.
"Itu nanti, itu hitungan nanti itu, akuntingnya nanti terakhir. Belum, belum ada, pokoknya kurang kita kasih, kurang kita kasih gitu aja," jelasnya.
Sebelumnya, Kementerian PU menyebut mengalokasikan anggaran sebesar Rp 351,83 miliar untuk mendukung program kesiap siagaan dan tanggap darurat bencana sepanjang tahun 2025.
Anggaran tersebut digunakan untuk memperkuat infrastruktur publik, mempercepat penanganan darurat, serta mendukung pemulihan pascabencana di seluruh wilayah Indonesia.
Alokasi anggaran tanggap darurat Kementerian PU tahun 2025 sebesar Rp 351,83 miliar terdiri dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air sebesar Rp 300 miliar dan Direktorat Jenderal Bina Marga Rp 51,8 miliar. Selain itu juga telah memobilisasi 5.755 unit alat berat, 382.044 bahan logistik serta menerjunkan 3.455 personel siaga di lapangan.
Sementara itu, hingga awal November 2025, realisasi penyerapan anggaran tanggap bencana mencapai Rp 261,9 miliar atau sekitar 74,4%, dengan fokus utama pada penanganan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
Baca Juga: Pengusaha Minta Pemerintah Kembali ke Konsep Dasar dalam Penetapan UMP 2026
Selanjutnya: Tumbuh Positif, Pemerintah Pertimbangkan Hentikan Insentif Otomotif pada 2026
Menarik Dibaca: Resep Donat Mochi Super Chewy dan Lumer yang Anti Gagal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













