kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.921   2,00   0,01%
  • IDX 7.696   118,52   1,56%
  • KOMPAS100 1.074   15,86   1,50%
  • LQ45 784   11,20   1,45%
  • ISSI 272   4,25   1,59%
  • IDX30 417   7,36   1,80%
  • IDXHIDIV20 511   8,97   1,79%
  • IDX80 121   1,63   1,37%
  • IDXV30 138   2,08   1,53%
  • IDXQ30 134   2,28   1,72%

AHY Ungkap Isi Pesan SBY kepada Prabowo Soal Konflik Timur Tengah


Kamis, 05 Maret 2026 / 12:04 WIB
AHY Ungkap Isi Pesan SBY kepada Prabowo Soal Konflik Timur Tengah


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan pesan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Presiden Prabowo Subianto terkait situasi global yang memanas, khususnya konflik di Timur Tengah. 

Menurut AHY, SBY berpesan agar pemerintah tetap menjaga ketahanan dalam negeri, terutama di bidang fiskal, energi, dan pangan, di tengah ketidakpastian global. 

“Jadi Pak SBY juga mengingatkan atau menyampaikan pesan penguatan kepada Bapak Presiden Prabowo agar terus kokoh memastikan fiskal kita, ekonomi kita aman, energi kita aman, pangan kita aman, tapi juga kemudian kita selalu berupaya untuk terus bersama bangsa-bangsa lainnya mencari solusi agar terjadi perdamaian segera,” kata AHY dalam acara buka puasa bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026) malam. 

Baca Juga: Polri Sebut Judi Online Beri Dampak Serius Terhadap Tatanan Ekonomi Nasional

AHY juga menyampaikan bahwa SBY secara tegas mendukung penuh terhadap pemerintah mencari solusi terbaik di tengah dinamika geopolitik dunia yang kian kompleks.

Dukungan itu disampaikan SBY saat memenuhi undangan Prabowo dalam pertemuan dengan para presiden dan wakil presiden terdahulu, ketua umum partai politik, hingga menteri Kabinet Merah Putih.

“Iya, tadi malam beliau menyampaikan mendukung penuh upaya Bapak Presiden dan pemerintah dalam mencari solusi. Beliau paham tidak mudah, sekali lagi, mungkin yang paling tahu kompleksitas pengambilan kebijakan tertinggi ya beliau-beliau yang pernah menjadi Presiden,” kata AHY. 

AHY menekankan, SBY memahami bahwa setiap presiden kerap dihadapkan pada berbagai dilema dalam mengambil keputusan strategis, terutama saat situasi global sedang tidak stabil. 

“Tentu setiap masa, setiap era tantangannya bisa berbeda-beda tetapi prinsipnya sama, bahwa pada akhirnya seringkali dilematis. Dihadapkan pada pilihan-pilihan yang tidak mudah,” ujar AHY. 

Di satu sisi, kata AHY, pemerintah harus memperjuangkan kepentingan nasional demi rakyat dan negara, mulai dari kedaulatan hingga kesejahteraan masyarakat. Namun di sisi lain, Indonesia juga memiliki tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat internasional. 

“Tentu kita juga tidak bisa apatis, tidak bisa cuek. Apalagi Indonesia negara besar, 280 juta orang dengan populasi penduduk muslim yang terbesar di dunia juga, di kawasan yang sangat strategis, tentu selalu diharapkan peran sertanya,” kata dia. 

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para mantan presiden dan wakil presiden, mantan menteri luar negeri, hingga ketua umum partai politik parlemen di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026). 

Pertemuan selama sekitar 3,5 jam itu dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin. 

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan jajaran Kabinet Merah Putih juga turut hadir.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo menjelaskan sejumlah hal, termasuk situasi global terkini. 

Sugiono menegaskan Presiden meminta Indonesia bersiap menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi akibat dinamika global, khususnya konflik di Timur Tengah.

Baca Juga: BI: 267 Pemda Sudah Gunakan Kartu Kresit Indoensia, Total Transaksi Rp 665 Miliar

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/05/11545811/pesan-sby-ke-prabowo-soal-konflik-timur-tengah-jaga-fiskal-energi-dan-pangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×