kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Tingkat kemiskinan tahun depan ditargetkan 9%-10%


Senin, 22 Juni 2015 / 13:23 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah tengah menyusun usulan perencanaan program pemerataan dan pembangunan tahun 2016. Tahun depan, pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan turun menjadi 9%-10%.

Target itu dikatakan Deputi Bidang Kemiskinan, Ketenagakerjaan, dan Usaha Kecil Menengah Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Rahma Iryanti, dalam rapat Panja pemerataan dan pembangunan bersama Badan Anggaran (Banggar) di DPR, Jakarta, Senin (22/6).

Tahun ini sendiri pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan berada pada angka 10,3%. Target tersebut menghitung pertumbuhan ekonomi tahun ini yang direvisi menjadi 5,4% dari 5,7%.

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka tahun depan diperkirakan berada pada kisaran 5,2%-5,5%. Selain itu, gini ratio tahun depan diperkirakan sebesar 0,39. Sedangkan pada tahun ini, tingkat pengangguran terbuka ditargetkan 5,6% dan gini ratio sebesar 0,4.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×