kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.199   149,00   0,83%
  • IDX 5.327   -267,44   -4,78%
  • KOMPAS100 699   -37,80   -5,13%
  • LQ45 530   -27,95   -5,01%
  • ISSI 185   -10,01   -5,15%
  • IDX30 300   -16,12   -5,10%
  • IDXHIDIV20 373   -18,99   -4,85%
  • IDX80 80   -4,15   -4,95%
  • IDXV30 103   -3,22   -3,02%
  • IDXQ30 96   -5,74   -5,62%

Tingkat kemiskinan tahun depan ditargetkan 9%-10%


Senin, 22 Juni 2015 / 13:23 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah tengah menyusun usulan perencanaan program pemerataan dan pembangunan tahun 2016. Tahun depan, pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan turun menjadi 9%-10%.

Target itu dikatakan Deputi Bidang Kemiskinan, Ketenagakerjaan, dan Usaha Kecil Menengah Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Rahma Iryanti, dalam rapat Panja pemerataan dan pembangunan bersama Badan Anggaran (Banggar) di DPR, Jakarta, Senin (22/6).

Tahun ini sendiri pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan berada pada angka 10,3%. Target tersebut menghitung pertumbuhan ekonomi tahun ini yang direvisi menjadi 5,4% dari 5,7%.

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka tahun depan diperkirakan berada pada kisaran 5,2%-5,5%. Selain itu, gini ratio tahun depan diperkirakan sebesar 0,39. Sedangkan pada tahun ini, tingkat pengangguran terbuka ditargetkan 5,6% dan gini ratio sebesar 0,4.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×