kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.133   83,00   0,46%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Waspada Tsunami! Gempa Dahsyat Filipina Berpotensi Berdampak ke Indonesia


Senin, 08 Juni 2026 / 07:47 WIB
Diperbarui Senin, 08 Juni 2026 / 07:48 WIB
Waspada Tsunami! Gempa Dahsyat Filipina Berpotensi Berdampak ke Indonesia
ILUSTRASI. Ilustrasi Gempa Bumi (DOK/Shutterstock)


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026) pukul 06.37.42 WIB berpotensi memicu tsunami di sejumlah wilayah Indonesia.

Berdasarkan hasil pemodelan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah daerah ditetapkan dalam status Siaga dan Waspada tsunami.

Baca Juga: Said Iqbal Siap Masuk Pemerintahan Prabowo, Bawa Misi Tingkatkan Kesejahteraan Buruh

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, hasil analisis menunjukkan gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia bagian timur.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami," kata Wijayanto dalam keterangan resmi, Senin.

Status siaga dan waspada

BMKG menetapkan status Siaga untuk wilayah Minahasa, Bolaang Mongondow, Kota Manado, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Buol, Kepulauan Sangihe, Gorontalo, Kepulauan Talaud, Kepulauan Minahasa, Toli-toli, Kota Palu, Donggala, Kota Ternate, dan Kota Bitung.

Baca Juga: Ditjen Pajak Kejar Pajak Sektor Sawit, Potensi Penerimaan Rp 1,1 Triliun

Sementara itu, status Waspada diberlakukan untuk Kota Tidore, Bulungan, Nunukan, Halmahera, Kota Tarakan, Halmahera Utara, Kutai Timur, Kota Bontang, Berau, serta sejumlah wilayah lain yang berpotensi terdampak.

Gempa tersebut memiliki episenter di koordinat 5,80 derajat Lintang Utara dan 125,14 derajat Bujur Timur, atau berada di laut sekitar 244 kilometer barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 47 kilometer.

Termasuk gempa dangkal

Menurut Wijayanto, gempa ini merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ujarnya.

Baca Juga: Sebanyak 5.499 Jemaah Haji Gelombang II Direncanakan Tiba Minggu (7/6)

Hingga pukul 07.00 WIB, BMKG mencatat telah terjadi satu gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar 6,7.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah pesisir yang masuk status Siaga maupun Waspada agar tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah dan BPBD setempat, serta terus memantau informasi resmi yang dikeluarkan BMKG.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” kata Wijayanto.

BMKG terus melakukan pemantauan dan akan memperbarui informasi apabila terdapat perkembangan terbaru terkait potensi tsunami maupun aktivitas gempa susulan.

Sumber: https://makassar.kompas.com/read/2026/06/08/072346178/gempa-m-77-di-filipina-picu-peringatan-tsunami-status-siaga-di-manado.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×