Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, mengungkapkan, dirinya membawa misi meningkatkan kesejahteraan buruh jika nanti benar masuk ke dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Prinsipnya penguatan perjuangan meningkatkan kesejahteraan buruh,” ujar Said Iqbal kepada Kompas.com, Minggu (7/6/2026).
Baca Juga: Sebanyak 5.499 Jemaah Haji Gelombang II Direncanakan Tiba Minggu (7/6)
Said Iqbal sebelumnya diisukan akan dilantik menjadi Penasihat Presiden bidang Ketenagakerjaan.
Terkait itu, Said mengaku sudah sejak pekan lalu mendapat tawaran kursi itu.
“Dari minggu lalu sudah diberi tahu,” kata Said Iqbal.
Meski begitu hingga malam ini, Said Iqbal belum mendapatkan undangan tertulis mengenai pelantikan dirinya, yang kabarnya bakal digelar pada Senin (8/6/2026). “Belum pegang surat undangannya,” kata Iqbal pukul 21.15 WIB.
Dia mengatakan, jabatannya nanti bakal sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 137 Tahun 2024 tentang Penasihat Khusus Presiden RI dengan kedudukan setingkat menteri.
Meski Iqbal belum memegang surat undangannya, namun dia memperkirakan bakal benar-benar dilantik esok hari.
Baca Juga: BGN Diminta Evaluasi MBG dari Hulu ke Hilir, Data Penerima Jadi Prioritas
Kata elite serikat buruh lain
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengungkapkan bahwa Said Iqbal akan dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan.
"Belum lama ini saya mendapatkan informasi Presiden KSPI Bung Said Iqbal akan ditunjuk menjadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan tentu saya pun memberikan dukungan penuh. Infonya besok (dilantik)," kata Andi Gani kepada Kompas.com, Minggu (7/6/2026).
Berdasarkan informasi yang ia terima, pelantikan itu akan diadakan pada Senin (8/6/2026).
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga memberi sinyal bahwa Said Iqbal akan masuk kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Formula Tukin DJP Diubah, Pengamat Ingatkan Risiko Tekanan ke Wajib Pajak Meningkat
"Sedang kita diskusikan," ujar Prasetyo di Istana, Jakarta, Kamis (4/6/2026) malam. Posisi yang akan diberikan kepada Said Iqbal berkaitan dengan buruh dan tenaga kerja.
Ketika ditanya apakah Iqbal akan menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan atau anggota Dewan Buruh, Prasetyo menyebut hal itu masih dibahas di internal pemerintah.
"Ya kemungkinan berkaitan dengan tentunya perjuangan beliau selama ini ya, dengan buruh, tenaga kerja. Tunggu, baru didiskusikan paling pas atau paling tepat," jelas Prasetyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













