kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45956,61   8,16   0.86%
  • EMAS1.017.000 0,30%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tim ESDM rancang pemulihan dampak gempa Pidie


Selasa, 20 Desember 2016 / 16:53 WIB
Tim ESDM rancang pemulihan dampak gempa Pidie


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengirimkan Tim Tanggap Darurat (TTD) pasca gempa bumi 6,4 Skala Richter (SR) yang mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh pada Rabu (7/12) lalu. Tim tersebut terdiri dari Badan Geologi, Direktorat Jenderal (Ditjen) Mineral dan Batubara (Minerba), Ditjen Minyak dan Gas Bumi (Migas), dan Ditjen Ketenagalistrikan (Gatrik) guna mengupayakan pemulihan dampak gempa bumi tersebut.

TTD Kementerian ESDM yang dipimpin oleh Kepala Badan Geologi Ego Syahrial telah bertugas sejak Kamis (8/12) lalu hingga keadaan darurat dinyatakan selesai oleh Pemerintah. Dari aspek geologi, TTD Kementerian ESDM bertugas untuk melakukan pemeriksaan, penelitian, dan pemetaan daerah terdampak. Hasil dari kegiatan tersebut digunakan sebagai dasar rekomendasi teknis untuk penanganan pasca bencana, khususnya terkait dengan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi, serta upaya untuk meningkatkan mitigasi.

"Hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan bahwa kejadian gempa bumi Pidie Jaya diakibatkan oleh pergerakan sesar aktif. Selain itu, kerusakan tersebar di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, dan Bireun," kata dia Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Teguh Pamuji dalam siaran pers, Selasa, (20/12).

Akibat gempa bumi tersebut, terjadi retakan tanah yang mengakibatkan kerusakan jalan dan bangunan yang mengakibatkan berkurangnya daya dukung tanah yang mengakibatkan cairan di dalam tanah muncul ke permukaan. 

“Tim Badan Geologi telah berkoordinasi dengan Dinas ESDM Pemerintah Provinsi NAD terkait instalasi dan pengeboran air tanah untuk ketersediaan air bersih. Tim juga melakukan survei tambahan untuk penambahan 3 sumur bor di Desa Plantok Teunon, Desa Tampo, dan Desa Mee Teudeuk,” jelas Ego.

Sejalan dengan yang dilakukan oleh TTD Badan Geologi, Tim TD Ditjen Migas telah melakukan koordinasi dengan PT Pertamina (Persero), yang memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) telah beroperasi secara normal sejak Sabtu (10/12). 

Gempabumi Pidie Jaya juga berdampak pada pemadaman listrik di wilayah Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, dan Bireun. Di samping itu, sebanyak 52 tiang listrik, 20 unit trafo, dan 35 titik konstruksi mengalami kerusakan. TTD Ditjen Ketenagalistrikan juga berkoordinasi dengan PLN untuk mengamankan jaringan Sambungan Rumah (SR) supaya instalasi rumah yang rusak jauh dari potensi bahaya sengatan listrik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×