kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.077   -3,00   -0,02%
  • IDX 5.421   32,88   0,61%
  • KOMPAS100 700   3,41   0,49%
  • LQ45 545   0,15   0,03%
  • ISSI 186   2,80   1,53%
  • IDX30 304   -0,68   -0,22%
  • IDXHIDIV20 401   1,56   0,39%
  • IDX80 81   0,26   0,32%
  • IDXV30 112   1,28   1,16%
  • IDXQ30 101   0,04   0,04%

Tiba di Rutan, Atut termenung seorang diri


Jumat, 20 Desember 2013 / 20:11 WIB
ILUSTRASI. Bank BJB akan menyetor modal ke Bank Pembangunan Daerah Bengkulu untuk pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB).


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Tim kuasa hukum Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah terkejut dengan penahanan yang dilakukan KPK terhadap kliennya usai pemeriksaan kali pertama sebagai tersangka.

Hal yang sama dirasakan oleh Ratu Atut. Ia tak menduga penyidik KPK langsung menahanannya di Rutan Pondok Bambu, usai pemeriksaan di kantor KPK pada Jumat (20/12/2013) petang.

Ratu Atut tiba di Rutan Pondok Bambu sekitar pukul 17.30 WIB didampingi anggota tim kuasa hukumnya, Tina Haryaningsih.

Kelopak mata Atut tampak memerah saat turun dari mobil tahanan KPK dan masuk ke dalam rutan. Saat Tina mengurus administrasi di meja pelaporan rutan, Ratu Atut memilih duduk seorang diri di kursi.

Di kursi itu, tampak Atut hanya termenung dan tatapannya lurus ke depan. Ia sesekali merapikan seragam tahanan KPK berwarna oranye yang sejak awal tidak ia kancingkan seluruhnya.

Atut baru bersuara ketika seorang polisi mengajaknya bicara.

Tak lama mengurus administrasi di ruang pertama, petugas rutan mengantarkan Ratu Atut ke area dalam rutan untuk mengikuti proses administrasi lanjutan.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×